Dosen UBSI Lakukan Diseminasi Penelitian dan Serah Terima Aplikasi di SMK Muhammadiyah Bumiayu

0 18

BSINews, Jakarta Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Diseminasi Penelitian dan Serah Terima Aplikasi di SMK Muhammadiyah Bumiayu pada Jumat (3/10). Kegiatan ini merupakan hasil penelitian kolaboratif tiga dosen Universitas BSI, yaitu Ade Suryadi, Sandra Jamu Kuryanti, dan Cep Adiwihardja, bersama dua mahasiswa, Khaila Anjani dari Program Studi Sistem Informasi, serta Meutya Febi Santoso dari Program Studi Manajemen.

Dosen UBSI Lakukan Diseminasi Penelitian dan Serah Terima Aplikasi

Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan sistem otomatis untuk penilaian ujian, khususnya pada jenis ujian essay. Tujuannya adalah meningkatkan objektivitas dan efisiensi dalam proses penilaian jawaban siswa.

Kegiatan diseminasi diawali dengan pemaparan program oleh Ade Suryadi selaku ketua tim peneliti UBSI. Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan latar belakang penelitian, manfaat sistem, sasaran pengguna, serta mekanisme kerja sistem penilaian otomatis. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para guru SMK Muhammadiyah Bumiayu yang menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka menanyakan fitur-fitur dalam sistem, seperti kemungkinan integrasi voice note dan kemudahan mengetik jawaban yang memuat rumus matematika atau tulisan berbahasa Arab.

Salah satu guru SMK Muhammadiyah Bumiayu, Arisa Tri Wahyuningsih, mengungkapkan bahwa penilaian manual selama ini masih bersifat subjektif. “Selama ini penilaian manual masih subjektif. Kami tahu ini bukan cara terbaik, tetapi kadang tetap memberi nilai meskipun jawaban siswa tidak sesuai sepenuhnya dengan kunci jawaban,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (9/10).

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani, menyampaikan bahwa proses digitalisasi di lingkungan sekolah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada kesiapan sumber daya manusia. “Setiap program digitalisasi membutuhkan komitmen bersama dari seluruh warga sekolah. Tantangan terbesar bukan pada sarana, tetapi pada kesiapan SDM untuk beralih dari manual ke digital. Namun, dengan komitmen yang kuat, hal ini bisa dicapai,” jelasnya.

Baca juga : Optimalkan Pembelajaran Digital, UBSI Kampus Sukabumi Gelar Diseminasi Inovasi Pembelajaran Berbasis SPADA

Faiz Hanani juga menyampaikan dukungan penuh terhadap penerapan sistem penilaian otomatis hasil penelitian tim UBSI. Ia berharap inovasi ini dapat memberikan kemudahan, efektivitas, dan efisiensi dalam kegiatan pendidikan di sekolah. “Harapannya, sistem ini dapat mempercepat proses penilaian ujian dan memberikan kemudahan akses bagi seluruh warga sekolah, baik pendidik maupun peserta didik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara menyeluruh,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi pendidikan di Indonesia. Sistem penilaian otomatis yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran di SMK Muhammadiyah Bumiayu, serta mendorong transformasi digital di dunia pendidikan. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.