Dosen UBSI Latih Guru TPQ Kuasai Microsoft Word, Hasilnya Mengejutkan!

0 50

BSINews, Jakarta–Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tridarma perguruan tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kewajiban bagi dosen, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sesuai perkembangan zaman. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong budaya pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai sektor.

Potensi dosen-dosen UBSI yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi menjadi modal kuat dalam penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat. Hal ini semakin relevan ketika kebutuhan pengajar TPQ terhadap pemahaman teknologi, khususnya penggunaan Microsoft Word 2016, semakin meningkat untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan administrasi.

Baca juga: UBSI Gelar Pelatihan Microsoft Word untuk Tingkatkan Kompetensi Teknologi Informasi Warga TPQ UPEKA VI

Dosen UBSI Latih Guru TPQ

TPQ UPEKA VI Jakarta Utara, yang berada di bawah naungan POKJA TKQ/TPQ Tanjung Priok, menghadapi tantangan minimnya pemahaman para pengajar terkait penggunaan Microsoft Word sebagai alat bantu kerja. Keterbatasan ini berdampak pada efektivitas aktivitas belajar mengajar, terutama dalam pengolahan data, pembuatan dokumen, serta penyusunan materi pembelajaran.

Menjawab kebutuhan tersebut, UBSI melalui Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Workshop Pemanfaatan Microsoft Office 2016 dalam Penunjang Aktivitas Guru dan Wali Santri pada TPQ UPEKA VI Tanjung Priok Jakarta Utara”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (15/11), bertempat di TPQ UPEKA VI.

Ketua kegiatan, Muhammad Muharrom, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan.

“Kami ingin membantu para pengajar di TPQ memahami fungsi-fungsi dasar hingga menengah Microsoft Word. Dengan penguasaan ini, mereka dapat membuat dokumen pembelajaran lebih rapi, efektif, dan profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (18/11).

Ia menambahkan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memiliki komitmen kuat dalam mendukung literasi digital di masyarakat.

Pelatihan diberikan oleh para tutor UBSI, yaitu Yuli Komalasari, Dwi Yuni Utami, dan Achmad Sumbaryadi, yang dibantu oleh enam mahasiswa yakni Gustiar Ilham, Zidan Herlangga, Novan Risqi Firgiawan, Muhammad Rivaldy Zaky, dan Naufal Rafli Sunarwiyono.

Salah satu tutor, Yuli Komalasari, mengungkapkan antusiasmenya.

“Para peserta sangat bersemangat mengikuti pelatihan. Kami berharap ilmu yang diberikan dapat dipraktikkan dalam kegiatan sehari-hari, terutama dalam pembuatan materi ajar dan administrasi TPQ,” tuturnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga membangun kesadaran pentingnya pembinaan literasi digital di lingkungan pendidikan berbasis masyarakat. UBSI menilai bahwa peningkatan kompetensi teknologi pada pengajar akan berdampak besar terhadap kualitas pembelajaran yang diterima anak-anak.

Baca juga:UBSI Gelar Pelatihan Microsoft Word untuk Pengurus dan Pengajar POKJA TK/TP Al Qur’an Tanjung Priok

Sebagai penutup kegiatan, Ketua TPQ UPEKA VI, Ustadzah Siti Khadijah, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya. Ia menilai pelatihan ini sangat sesuai dengan kebutuhan TPQ.

“Terima kasih kepada UBSI atas ilmu dan pendampingan yang diberikan. Semoga ke depan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dengan topik-topik yang semakin bermanfaat bagi pengajar dan santri,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam mendukung masyarakat untuk lebih siap menghadapi tuntutan perkembangan teknologi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara kampus dan masyarakat mampu menciptakan perubahan yang relevan dan berkelanjutan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.