Dosen UBSI Latih Remaja Masjid Berbahasa Inggris Sambil Edukasi Bahaya Merokok

0 68

BSINews, Jakarta–Dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan cakap secara global, dosen Program Studi Sastra Inggris Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang memadukan pelatihan bahasa Inggris dengan penyuluhan tentang bahaya merokok bagi remaja. Kegiatan ini berlangsung di aula Masjid Jami’ Al Muttaqin, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Sabtu 3 Mei 2025 dan diikuti oleh para pengurus serta remaja masjid setempat.

Mengusung tema The Expression of Refusing and Accepting, pelatihan ini dirancang untuk mengajarkan remaja cara berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, khususnya dalam konteks menolak tawaran, seperti ajakan merokok yang kerap muncul di lingkungan sosial.

Baca juga: Deep Learning Bukan Lagi Sekadar Istilah! MGMP Bahasa Inggris Kota Bekasi Siap Gelar Workshop Inspiratif bersama UBSI

Dosen UBSI Latih Remaja Masjid Berbahasa Inggris

“Kami ingin memberikan bekal komunikasi praktis yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Remaja harus bisa berkata ‘tidak’ terhadap hal-hal negatif dengan sopan namun tegas, termasuk dalam bahasa Inggris,” ujar Retno Dwigustini, selaku tutor utama dalam kegiatan ini.

Ketua pelaksana kegiatan, Nurhasanah Halim, menjelaskan bahwa tingginya jumlah remaja perokok di Indonesia menjadi latar belakang penting kegiatan ini.

“Angka perokok remaja sangat memprihatinkan. Berdasarkan data World of Statistics tahun 2023, lebih dari 56 persen perokok aktif adalah remaja usia 15–19 tahun. Ini bukan hanya isu kesehatan, tapi juga tantangan pendidikan karakter. Melalui pendekatan bahasa dan penyuluhan, kami ingin membuka kesadaran itu,” ungkap Nurhasanah.

Kegiatan ini juga melibatkan dosen lainnya, yakni Susilawati dan Baiatun Nisa, serta tiga mahasiswa dari Program Studi Sastra Inggris UBSI. Mereka berperan aktif dalam memberikan dukungan teknis dan membangun suasana pelatihan yang interaktif dan menyenangkan bagi para peserta.

Baca juga: Lembaga Bahasa UBSI, Sukses Laksanakan TOEFL Test Untuk Mahasiswa

Para remaja diajak bermain peran dalam berbagai situasi sosial, belajar menolak dengan sopan, dan berdiskusi tentang risiko kesehatan akibat merokok. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti sesi latihan hingga akhir kegiatan.

“Pelatihan ini sangat seru dan bermanfaat. Sekarang saya jadi tahu cara menolak tawaran rokok dalam bahasa Inggris dan juga lebih sadar bahaya merokok,” ungkap salah satu peserta remaja masjid.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui penguasaan keterampilan komunikasi dan edukasi kesehatan. Dengan membekali remaja kemampuan bahasa Inggris sekaligus kesadaran hidup sehat, diharapkan akan lahir pribadi yang berdaya saing tinggi dan peduli terhadap masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.