Dr. Taufiq Baidawi, Kaprodi RPL UBSI, Dorong Guru SMA dan SMK Kuasai AI untuk Pembelajaran Adaptif dan Efisien

0 34

BSINews, Jakarta Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan di era teknologi. Melalui kegiatan Pembinaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) jenjang SMA dan SMK yang digelar pada 8-9 Oktober 2025, di Gedung Rektorat UBSI, Jakarta. UBSI menghadirkan berbagai narasumber untuk mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.

Kaprodi RPL UBSI, Dorong Guru SMA dan SMK 

Salah satu narasumber utama, Dr. Taufiq Baidawi, Ketua Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak UBSI, menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan sebagai kompetensi wajib bagi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Kecerdasan buatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan memanfaatkan AI, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif dan meminimalkan beban administratif, sehingga lebih banyak waktu tercurah untuk berinteraksi dan mendampingi siswa,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (15/10).

Dalam paparannya, Taufiq memperkenalkan dua platform AI unggulan yang dapat menunjang aktivitas guru di kelas, yakni NotebookLM dan Teachy.AI. NotebookLM, asisten AI generatif besutan Google, mampu merangkum, menata, dan menganalisis informasi dari berbagai sumber seperti PDF, Google Docs, maupun video pembelajaran. Sementara itu, Teachy.AI dirancang khusus untuk membantu guru menyusun rencana pembelajaran, membuat soal, hingga menyiapkan slide presentasi secara cepat dan relevan.

Para peserta yang terdiri dari guru SMA dan SMK di Jakarta Pusat tampak antusias mengikuti sesi praktik langsung. Dengan pendampingan dari Taufiq, mereka mencoba mengunggah materi ajar ke NotebookLM serta membuat rencana pelajaran otomatis menggunakan Teachy.AI.

Dengan penerapan langsung seperti ini, guru dapat memahami bahwa AI sebenarnya sangat dekat dan mudah digunakan. Teknologi ini bukan menggantikan peran guru, tapi menjadi asisten digital yang memperkuat efektivitas mengajar,” jelasnya.

Ia menutup sesinya dengan menekankan pentingnya literasi digital dan kesiapan guru menghadapi era transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Baca juga : Kresna Ramanda, Dosen UBSI, Dorong Guru SMK Manfaatkan AI sebagai Asisten Digital Pembelajaran

“Masa depan pendidikan dimulai dari guru yang melek teknologi. Dengan AI, kita bisa mengubah cara mengajar menjadi lebih cerdas, efisien, dan menyenangkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mempertegas perannya dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.