Informasi Daya Tampung ITB 2026, Seberapa Besar Peluang Anda Diterima?
Memasuki fase penting seleksi perguruan tinggi, Anda perlu memahami kondisi terbaru jalur SNBT yang saat ini sedang berlangsung. Ujian Tulis Berbasis Komputer dilaksanakan pada 21 hingga 30 April 2026 dan menjadi penentu utama dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Seiring dengan berjalannya seleksi, data yang cukup menjadi perhatian adalah daya tampung ITB pada tahun berjalan.
Sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat. Berdasarkan data seleksi tahun 2025, jumlah pendaftar mencapai 33.916 orang, sementara jumlah yang diterima hanya 1.740 orang. Artinya, tingkat kelulusan hanya sekitar 5,13 persen.
Selain itu, ITB memenuhi seluruh kuota SNBT yang tersedia, yaitu 1.740 kursi. Data ini menunjukkan bahwa memahami daya tampung ITB 2026 menjadi langkah penting bagi Anda untuk mengukur peluang dan menyusun strategi yang tepat sebelum menentukan pilihan program studi.
Baca juga: Informasi Seputar Passing Grade ITB dan Daya Tampung 2026 untuk Calon Mahasiswa
Informasi Daya Tampung ITB 2026
Memahami daya tampung ITB 2026 merupakan langkah penting dalam menentukan peluang Anda untuk diterima. Berdasarkan informasi dari portal SNPMB dan pihak kampus, ITB melakukan penyesuaian kuota sebagai bagian dari strategi akademik untuk menjaga keseimbangan jumlah mahasiswa.
Untuk tahun akademik 2026 atau 2027, total daya tampung jalur SNBT diperkirakan berada pada kisaran 1.700 hingga 1.800 kursi. Sementara itu, total kuota seluruh jalur sarjana berada di angka sekitar 4.470 kursi. Penyesuaian ini membuat persaingan tetap ketat sehingga Anda perlu mempertimbangkan pilihan secara matang. Berikut ini rincian daya tampung per fakultas.
| No | Fakultas / Sekolah | Daya Tampung 2026 |
| 1 | FITB (Ilmu dan Teknologi Kebumian) | 130 |
| 2 | FTTM (Pertambangan dan Perminyakan) | 115 |
| 3 | FSRD (Seni Rupa dan Desain) | 110 |
| 4 | FTI-SP (Sistem dan Proses) | 105 |
| 5 | FTMD (Teknik Mesin dan Dirgantara) | 100 |
| 6 | FMIPA-IPA (Fisika, Kimia, Astronomi) | 98 |
| 7 | FTSL-SI (Infrastruktur Sipil dan Kelautan) | 90 |
| 8 | STEI-R (Rekayasa Elektrik) | 75 |
| 9 | SITH-R (Rekayasa Hayati) | 75 |
| 10 | STEI-K (Komputasi atau Informatika) | 67 |
| 11 | FMIPA-M (Matematika) | 60 |
| 12 | SF (Sekolah Farmasi) | 56 |
| 13 | SBM (Sekolah Bisnis dan Manajemen) | 55 |
| 14 | FTI-RI (Rekayasa Industri) | 55 |
| 15 | SITH-S (Sains Hayati) | 42 |
| 16 | FTSL-L (Lingkungan dan Sanitasi) | 40 |
| 17 | SAPPK-PWK (Perencanaan Wilayah dan Kota) | 35 |
| 18 | SAPPK-A (Arsitektur) | 28 |
Dari data tersebut, terlihat bahwa beberapa program studi memiliki kuota yang relatif kecil. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan daya tampung ITB 2026 sebagai salah satu faktor utama dalam menentukan strategi pemilihan jurusan.
Perkiraan Passing Grade ITB 2026
Selain daya tampung, Anda juga perlu memahami estimasi nilai aman untuk meningkatkan peluang diterima. Perlu diketahui bahwa ITB tidak pernah merilis passing grade resmi. Data yang beredar merupakan hasil analisis dari nilai UTBK peserta yang lolos pada tahun sebelumnya. Berikut ini adalah perkiraan skor aman berdasarkan tren nilai tahun 2025:
| Fakultas / Sekolah | Estimasi Skor Aman |
| STEI-K (Komputasi atau Informatika) | 740 – 765+ |
| SBM (Bisnis dan Manajemen) | 725 – 745+ |
| FTTM (Pertambangan dan Perminyakan) | 715 – 735+ |
| FTMD (Mesin dan Dirgantara) | 700 – 725+ |
| SAPPK (Arsitektur dan Perencanaan) | 695 – 720+ |
| SF (Sekolah Farmasi) | 685 – 710+ |
| FITB (Kebumian) | 680 – 700+ |
| FMIPA (Matematika dan IPA) | 670 – 695+ |
| FSRD (Seni Rupa dan Desain) | 650 – 680+ |
Untuk program FSRD, penilaian tidak hanya berdasarkan nilai UTBK, tetapi juga portofolio dengan bobot yang seimbang. Hal ini memberikan peluang bagi Anda yang memiliki kemampuan seni yang kuat. Dengan memahami nilai dan daya tampung ITB 2026, Anda dapat menyusun strategi yang lebih realistis dalam menentukan pilihan program studi.
Persiapkan Pilihan Alternatif di BSI
Selain berfokus pada perguruan tinggi negeri, Anda juga perlu mempertimbangkan alternatif pendidikan yang tetap berkualitas. Salah satu pilihan yang dapat Anda pertimbangkan adalah Bina Sarana Informatika.
BSI menawarkan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri serta kurikulum yang berorientasi pada keterampilan praktis. Anda dapat memperoleh pengalaman belajar yang mendukung kesiapan kerja, sehingga memiliki peluang karier yang baik setelah lulus.
Menyiapkan alternatif kampus menjadi langkah strategis agar Anda tetap memiliki pilihan jika hasil seleksi tidak sesuai harapan. Dengan strategi ini, Anda dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus mengulang proses seleksi dari awal.
Memahami daya tampung ITB 2026 merupakan langkah penting dalam menyusun strategi masuk perguruan tinggi. Data daya tampung dan estimasi nilai memberikan gambaran nyata mengenai tingkat persaingan yang harus Anda hadapi.
Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat menentukan pilihan jurusan secara lebih realistis dan sesuai kemampuan. Selain itu, mempertimbangkan alternatif seperti BSI juga menjadi langkah bijak untuk memastikan Anda tetap mendapatkan pendidikan berkualitas. Strategi yang tepat akan membantu Anda meningkatkan peluang akademik yang lebih baik.