Daya Tampung UGM 2026, Cek Kuota 93 Prodi untuk Jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri

0 485

Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia, Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah. Setiap tahun, ribuan pendaftar bersaing untuk mendapatkan kursi sesuai daya tampung UGM pada masing-masing program studi favorit, mulai dari kedokteran, teknik, hingga ilmu sosial. 

Sehingga, memahami daya tampung tiap program studi menjadi langkah awal yang penting agar calon mahasiswa dapat menyesuaikan pilihan dengan peluang yang realistis. Calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke UGM perlu memahami daya tampung tiap program studi sebelum menentukan pilihan. 

Baca juga: Peluang dan Strategi Lolos Melalui Passing Grade UGM dan Daya Tampung 2026

Gambaran Umum Daya Tampung UGM 2026

UGM memuat data daya tampung program studi untuk Tahun Akademik 2025/2026 yang menjadi acuan pembahasan daya tampung UGM 2026. Pada data admisi UGM, program Sarjana dan Sarjana Terapan mencakup 93 program studi. Program-program studi tersebut diselenggarakan oleh 18 fakultas dan 1 Sekolah Vokasi. 

Secara umum, daya tampung UGM di jalur mandiri memiliki porsi paling besar dibanding dua jalur lainnya. Adapun, pembagian kuota seleksi terdiri dari 30 persen untuk SNBP, 30 persen untuk SNBT, dan 40 persen untuk Seleksi Mandiri.

Komposisi ini penting dipahami karena calon mahasiswa tidak hanya bisa melihat daya tampung total. Sebab, mereka juga bisa membaca peluang berdasarkan jalur seleksi yang ingin dipilih. 

Prodi dengan Kuota Terbesar

Sejumlah program studi memiliki daya tampung total yang jauh lebih besar dibanding prodi lain. Program Studi Hukum menjadi prodi dengan daya tampung total terbesar, yakni 320 kursi, diikuti Ilmu dan Industri Peternakan 300 kursi, Kehutanan 300 kursi, Farmasi 240 kursi, Biologi 225 kursi, dan Psikologi 225 kursi. 

Jika dilihat per jalur, Hukum juga menjadi prodi dengan kuota SNBT terbesar, yaitu 96 kursi. Setelah itu ada Ilmu Peternakan dan Ilmu Kehutanan yang masing-masing menyediakan 90 kursi untuk SNBT, lalu Farmasi 72 kursi, serta Biologi dan Psikologi yang masing-masing 68 kursi. 

Sorotan SNBT 2026

Bagi peserta UTBK SNBT, data dari kompas.com menyoroti 12 prodi UGM dengan daya tampung SNBT terbesar pada 2026. Hukum tercatat memiliki 96 kursi dengan peminat 2025 sebanyak 3.654, sementara Psikologi memiliki 68 kursi dengan peminat 3.601, dan Kedokteran memiliki 53 kursi dengan peminat 3.155.

Data itu menunjukkan bahwa daya tampung UGM pada salah satu prodi yang besar tidak otomatis membuatnya menjadi lebih mudah ditembus. Beberapa prodi memang punya kursi banyak, tetapi jumlah peminatnya juga sangat tinggi, sehingga calon mahasiswa tetap perlu menyiapkan pilihan secara realistis.

Daftar 12 Prodi SNBT Terbesar

Berikut prodi UGM dengan daya tampung SNBT terbesar yang bisa dijadikan acuan awal saat menyusun pilihan jurusan. Hukum 96 kursi, Ilmu Peternakan 90, Ilmu Kehutanan 90 Farmasi 72, Biologi 68, Psikologi 68, Kedokteran Hewan 60, Kedokteran 53, Teknik Mesin 51, Kimia 45, Kedokteran Gigi 45, dan Teknik Kimia 42.

Dari daftar itu, ada prodi dengan peminat relatif lebih rendah dibanding prodi favorit lain, misalnya Biologi dengan 538 peminat 2025, Kimia 459, Ilmu Kehutanan 927, dan Ilmu Peternakan 931. Sementara itu, prodi seperti Hukum, Psikologi, dan Kedokteran tetap termasuk kelompok dengan peminat sangat tinggi. 

Daftar Lengkap 93 Prodi

Berikut daftar lengkap Daya Tampung Total untuk seluruh program studi UGM Tahun Akademik 2025/2026 sesuai dokumen:

  1. Agronomi : 80
  2. Akuakultur : 75
  3. Akuntansi : 150
  4. Antropologi Budaya : 100
  5. Arkeologi : 70
  6. Arsitektur : 80
  7. Bahasa dan Kebudayaan Jepang : 60
  8. Bahasa dan Kebudayaan Korea : 60
  9. Bahasa dan Sastra Prancis : 45
  10. Bahasa dan Sastra Indonesia : 100
  11. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa : 50
  12. Biologi : 225
  13. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis : 90
  14. Elektronika dan Instrumentasi : 88
  15. Farmasi : 240
  16. Filsafat : 150
  17. Fisika : 70
  18. Geofisika : 70
  19. Geografi Lingkungan : 115
  20. Gizi : 100
  21. Higiene Gigi : 55
  22. Hukum : 320
  23. Ilmu Aktuaria : 55
  24. Ilmu dan Industri Peternakan : 300
  25. Ilmu Ekonomi : 100
  26. Ilmu Hubungan Internasional : 80
  27. Ilmu Keperawatan : 120
  28. Ilmu Komputer : 88
  29. Ilmu Komunikasi : 80
  30. Ilmu Tanah : 75
  31. Kartografi dan Penginderaan Jauh : 100
  32. Kedokteran : 175
  33. Kedokteran Gigi : 150
  34. Kedokteran Hewan : 200
  35. Kehutanan : 300
  36. Kimia : 150
  37. Manajemen : 150
  38. Manajemen dan Kebijakan Publik : 80
  39. Manajemen Sumberdaya Akuatik : 75
  40. Matematika : 65
  41. Mikrobiologi Pertanian : 35
  42. Pariwisata : 70
  43. Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan : 80
  44. Pembangunan Wilayah : 80
  45. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian : 30
  46. Perencanaan Wilayah dan Kota : 75
  47. Politik dan Pemerintahan : 80
  48. Proteksi Tanaman : 75
  49. Psikologi : 225
  50. Sastra Arab : 70
  51. Sastra Inggris : 70
  52. Sejarah : 60
  53. Sosiologi : 80
  54. Statistika : 65
  55. Teknik Biomedis : 60
  56. Teknik Elektro : 115
  57. Teknik Fisika : 120
  58. Teknik Geodesi : 115
  59. Teknik Geologi : 120
  60. Teknik Industri : 120
  61. Teknik Infrastruktur Lingkungan : 50
  62. Teknik Kimia : 140
  63. Teknik Mesin : 170
  64. Teknik Nuklir : 50
  65. Teknik Pertanian : 95
  66. Teknik Sipil : 110
  67. Teknik Sumber Daya Air : 50
  68. Teknologi Hasil Perikanan : 75
  69. Teknologi Industri Pertanian : 100
  70. Teknologi Informasi : 95
  71. Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian : 110
  72. Akuntansi Sektor Publik : 100
  73. Bahasa Inggris (Terapan) : 75
  74. Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional : 60
  75. Bisnis Perjalanan Wisata : 90
  76. Manajemen dan Penilaian Properti : 100
  77. Manajemen Informasi Kesehatan : 120
  78. Pembangunan Ekonomi Kewilayahan : 100
  79. Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi : 75
  80. Pengelolaan Hutan : 90
  81. Pengembangan Produk Agroindustri : 90
  82. Perbankan : 120
  83. Sistem Informasi Geografis : 70
  84. Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil : 72
  85. Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat : 75
  86. Teknologi Rekayasa Elektro : 87
  87. Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol : 72
  88. Teknologi Rekayasa Internet : 96
  89. Teknologi Rekayasa Mesin : 75
  90. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil : 54
  91. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak : 96
  92. Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar : 70
  93. Teknologi Veteriner : 90

Siapkan Pilihan Alternatif di BSI

Setelah melihat daya tampung UGM 2026, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu kampus tujuan. Menyusun pilihan alternatif tetap penting agar rencana kuliah tidak berhenti ketika persaingan di prodi incaran sangat ketat.

Sebagai penutup, menyusun pilihan alternatif seperti BSI dapat menjadi langkah bijak bagi calon mahasiswa yang ingin memastikan keberlanjutan rencana kuliah. Dengan mempertimbangkan daya tampung UGM 2026 yang sangat kompetitif, memiliki opsi lain akan membantu mengurangi risiko dan memberikan kesempatan lebih luas untuk tetap melanjutkan studi sesuai minat.

BSI hadir sebagai pilihan yang fleksibel, memungkinkan mahasiswa menyesuaikan jurusan dengan rencana karier tanpa harus menghentikan langkah pendidikan. Dengan strategi ini, calon mahasiswa tidak hanya fokus pada satu kampus, tetapi juga membuka peluang baru untuk mencapai tujuan akademik dan profesional secara lebih realistis dan terarah. Segera cek informasi pendaftaran BSI dan pastikan Anda menyiapkan pilihan alternatif terbaik untuk masa depan pendidikan Anda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.