Mahasiswa UBSI Gelar Edukasi Rukun Iman untuk Anak Usia Dini di TPA Baitul Manshurin Cibinong
Bogor – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bogor, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, melaksanakan pengabdian masyarakat berupa edukasi dan penerapan nilai Rukun Iman untuk anak usia dini di TPA Baitul Manshurin, Cibinong, Kamis (29/5) lalu. Kegiatan ini diikuti para santri TPA sebagai upaya pembinaan akhlak dan pengamalan nilai-nilai keimanan sejak dini.
Mahasiswa UBSI Kenalkan Rukun Iman secara Interaktif
Pengabdian masyarakat ini diketuai Rafly Firmansyah, bersama Oktavian Nur Ahad, Alya Nurul Hafitri, Naufal Ariq Syach, M. Bagas, M. Riefky Juliansyah, Talita, dan Fatimah Azzahwa. Menurut Rafly, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman anak-anak terhadap makna Rukun Iman agar mereka mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pembinaan akhlak sejak dini penting untuk membentuk generasi beriman dan berakhlak mulia.
Baca juga : Dosen Universitas BSI dan PT Borneo Istimewa Beri Edukasi Digitalisasi Proses Bisnis Koperasi di Kalbar
Pentingnya Pembinaan Iman sejak Usia Dini
Oktavian Nur Ahad menambahkan bahwa anak-anak perlu bimbingan dan pengawasan agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Rukun Iman harus diajarkan sedini mungkin agar anak-anak memahami makna keimanan dan menjadikannya pedoman hidup sehari-hari.
Metode Edukasi Interaktif untuk Tingkatkan Antusiasme
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa UBSI Kampus Bogor menggunakan metode belajar interaktif, meliputi diskusi, tanya jawab, dan contoh-contoh praktis agar anak-anak lebih mudah memahami dan mempraktikkan Rukun Iman. Antusiasme para santri TPA Baitul Manshurin terlihat dari banyaknya pertanyaan dan keaktifan mereka selama pembelajaran.
Pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan pembagian hadiah dan snack sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar anak-anak semakin semangat belajar dan mengamalkan Rukun Iman. Mahasiswa UBSI Kampus Bogor berharap kegiatan ini memberi dampak positif dan menjadi inspirasi untuk memperkuat pembinaan akhlak generasi muda sejak dini hingga mereka tumbuh dewasa.(Alisa)