Generasi Muda Belajar AI, UBSI Kampus Cengkareng Tunjukkan Semangat Kemerdekaan Digital

0 16

BSINews, Jakarta- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Cengkareng kembali menunjukkan kiprahnya sebagai Kampus Digital Kreatif dengan menggelar Seminar Kemerdekaan Digital bertema “Artificial Intelligence for Education and Business”. Seminar ini menghadirkan narasumber inspiratif yakni Andriansah, Jordy, dan Irfan, yang mengupas tren Artificial Intelligence (AI) dari sisi akademis, praktis, hingga kewirausahaan. Acara penuh energi ini sukses diselenggarakan pada Rabu, (27/8).

Baca juga: Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Kampus Ciledug 2025, Kupas Peluang dan Tantangan AI di Indonesia

Generasi muda ditantang untuk tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan mampu memanfaatkan AI sebagai fondasi karier dan bisnis di masa depan. Tanpa literasi AI, mereka akan mudah tertinggal dalam persaingan global yang semakin ketat.

Dalam paparannya, Andriansah menekankan pentingnya menguasai keterampilan teknis seperti machine learning dan data science. Sementara itu, Jordy mengajak generasi muda melihat AI sebagai peluang lahirnya bisnis baru, terutama untuk membangun startup digital yang berdaya saing. Adapun Irfan memberikan contoh nyata bagaimana AI telah meningkatkan produktivitas agensi kreatif, sekaligus membuka jalan bagi model bisnis yang lebih efisien.

“Seminar ini dirancang inklusif untuk berbagai kalangan. Bagi siswa, kegiatan ini menjadi pintu masuk memahami tren teknologi mutakhir. Bagi mahasiswa, ia memberi gambaran jelas arah riset dan peluang karier. Sedangkan bagi guru, seminar ini menghadirkan inspirasi dalam memperbarui metode pembelajaran agar lebih relevan dengan era digital,” jelas Andriansah  dalam keterangan tertulis pada, Kamis, (29/8).

Sementara itu, dalam sambutannya Hardiyan menegaskan komitmen UBSI dalam mendukung generasi muda menghadapi revolusi industri berbasis teknologi.

“Seminar ini kami desain sebagai ruang inspirasi. Generasi muda harus siap bukan hanya sebagai pengguna AI, tetapi juga sebagai pencipta inovasi berbasis AI,” tegas Hardiyan.

Hardiyan juga menambahkan, selain memberikan wawasan seminar ini juga menjadi ajang networking. Peserta dapat bertukar ide langsung dengan narasumber maupun sesama peserta, sehingga terbentuk kolaborasi lintas bidang yang sangat penting di era digital.

Baca juga: Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Kampus Fatmawati Tingkatkan Literasi AI Generasi Muda

“Seminar  membuka mata peserta bahwa AI bukanlah sesuatu yang sulit dijangkau. Dengan banyaknya tools gratis maupun open-source, generasi muda didorong untuk mulai bereksperimen dari hal kecil. Harapannya, mereka mampu mengasah keterampilan sejak dini sehingga lebih siap menghadapi gelombang perubahan industri digital,” tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.