Ikut Uji Profisiensi Basis Data, Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Tingkatkan Kemampuan Pemrograman

0 187

Jakarta, BSINews–Ikut uji profisiensi basis data sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan dasar pemrograman terutama database, mahasiswa semester 2 Program Studi (prodi) Sistem Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengikuti Workshop dan Uji Profisiensi Basis Data.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 1 Juli 2024. Tatang Suryana selaku programmer PT Jidoka System Indonesia, yang menjadi narasumber.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Lulusan, Prodi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Bogor Gelar Workshop Serkom Programmer

Ikut Uji Profisiensi Basis Data

Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI, Sriyadi mengatakan bahwa acara ini bertujuan memberikan bekal dan materi mengenai database persiapan sebelum pelaksanaan uji profisiensi basis data.

“Kegiatan workshop dan uji profisiensi basis data ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Universitas BSI. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lulusan prodi Sistem Informasi mampu memiliki kompetensi dalam bidang basis data sehingga siap menjadi sarjana Sistem Informasi yang berkompeten,” kata Sriyadi.

Melalui workshop dan uji profisiensi ini, tegas Sriyadi menjadikan mahasiswa lulusan prodi Sistem Informasi siap menghadapi tantangan di era digital.

“Dengan berbekal kompetensi di bidang database, diharapkan sarjana Universitas BSI mampu bersaing dan berkembang di bidang teknologi dan informasi,” ujarnya.

Baca juga: Siapkan Generasi Unggul, Prodi Sistem Informasi Adakan Pembekalan Sertifikasi Analis dan Programmer

Sementara itu, Tatang Suryana selaku programmer PT Jidoka System Indonesia, yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa dalam mempelajari basis data terdapat 10 langkah yang harus dilakukan.

“Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pembuatan basis data antara lain melakukan analisis, studi kelayakan, penentuan lingkup, pengumpulan data, pembuatan model konsepsual, normalisasi data, perancangan skema logis, perancangan skema fisik, evaluasi dan validasi serta dokumentasi,” jelas Tatang.

Tatang menambahkan, salah satu kendala dalam penggunaan database di mysql yang sering terjadi pada saat perkuliahan yaitu penggunaan Xampp, untuk itu salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan mengganti Xampp dengan Laragon.

“Dalam pelaksanaan uji profisiensi basis data, materi yang harus dipelajari adalah langkah-langkah pembuatan database serta cara-cara pembuatan database dalam mysql. Mahasiswa juga akan diminta mengerjakan tugas sesuai dengan topik atau tema yang telah ditentukan secara berkelompk,” tambah Tatang. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.