Indonesia Cerdas Fest 2026: UBSI Kampus Tasikmalaya Bekali Generasi Muda Hadapi Era AI

0 38

BSINews, Tasikmalaya – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), generasi muda dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi digital. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Indonesia Cerdas Fest 2026 pada Kamis (26/2) di Aula UBSI kampus Tasikmalaya yang beralamat di Jl. Tanuwijaya No.4, Empangsari, Kec. Tawang, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat.

Live Coding & Motivasi Hadapi Era AI

Mengusung tema “Code & Share: Build Real Projects Through Live Coding”, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi siswa dari tujuh sekolah serta mahasiswa UBSI untuk memperdalam wawasan teknologi informasi dan kesiapan menghadapi era digital.

Acara yang berlangsung interaktif ini menghadirkan dua narasumber muda inspiratif, Nabilah Sri Mulyani dan Reyhan Andrea Firdaus. Keduanya berbagi pengalaman teknis sekaligus perjalanan belajar di dunia pemrograman, serta pandangan kritis mengenai tantangan dan peluang karier di era digital.

Dalam sesi materi, pembahasan tidak hanya berfokus pada praktik live coding, tetapi juga menekankan pentingnya mindset dan logika berpikir. Salah satu peserta mengajukan pertanyaan krusial, “Mengapa kita harus belajar IT secara mendalam? Apakah kita akan tergantikan oleh AI?”

Menanggapi hal tersebut, Reyhan Andrea Firdaus menegaskan bahwa manusia tetap memegang peran utama dalam pengembangan teknologi.

“AI memang mampu memahami sintaks dan membantu proses coding. Namun, manusia yang menentukan alur logika, struktur, dan tujuan program. Tanpa pemahaman dasar, hasilnya bisa saja tidak sesuai kebutuhan,” jelasnya dalam rilis yang diterima pada Jumat (27/2) di Pontianak.

Baca juga: AI Bukan Ancaman, Ini Peluang! Indonesia Cerdas Fest 2026 UBSI Kampus Tasikmalaya Siapkan Generasi Digital Unggul

Sementara itu, Nabilah Sri Mulyani membagikan pengalaman belajarnya yang penuh tantangan.

“Saya banyak belajar secara otodidak karena saat di SMK masih belum memahami sintaks secara mendalam. Prosesnya memang tidak instan, tetapi dari situ saya terbiasa mencari tahu dan belajar mandiri,” ungkapnya.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Peserta aktif menggali informasi mengenai peluang karier, strategi belajar coding, hingga cara beradaptasi dengan perubahan teknologi.

Melalui Indonesia Cerdas Fest 2026, UBSI kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus digital kreatif yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis, tetapi juga pola pikir adaptif dan siap bersaing. Belajar IT bukan sekadar tren, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan berbasis teknologi.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.