BSINews, Aceh, Sumatera Utara — Di ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kembali mengukir sejarah! Muhammad Rizki Maulana, mahasiswa prodi Sistem Informasi dari Kampus Karawang, mencuri perhatian dengan prestasi luar biasa meraih medali perak di nomor -55 kilogram putra. Rizki bukan hanya sekadar atlet, ia adalah simbol perjuangan dan semangat juang mahasiswa Universitas BSI yang tak kenal lelah!
Pertandingan Rizki di PON ini bagaikan kisah epik yang dipenuhi drama dan ketegangan. Meskipun ia mendominasi banyak pertandingan, Rizki harus berhadapan dengan Muhammad Jamil Reza dari DKI Jakarta di final. Dalam duel yang menegangkan, Rizki menunjukkan kehebatan dan kemampuannya, tetapi harus puas di posisi kedua setelah kalah dengan skor 10-0 lewat bantingan atau ippon di detik-detik akhir.
Juara di Hati, Muhammad Rizki Maulana Raih Medali Perak di PON XXI
“Saya berusaha keras untuk memberikan yang terbaik. Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, saya tetap bangga dengan pencapaian ini,” ungkap Rizki, suara penuh semangatnya menggema di arena. Keberhasilannya meraih medali perak adalah bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras yang ia curahkan selama masa latihan.
Rizki menjalani pemusatan latihan yang intensif dengan jadwal latihan yang membuatnya merasa seperti pejuang sejati. Dengan latihan tiga kali sehari, ia telah membekali dirinya dengan keterampilan dan mental yang diperlukan untuk bersaing di level tertinggi. Setiap keringat yang menetes adalah investasi untuk masa depannya sebagai juara.
Rahmat Hidayat dari Unit Prestasi Kemahasiswaan Universitas BSI pun tak kalah bersemangat. Ia mengatakan, “Prestasi Rizki adalah cerminan dari komitmen kami dalam mendukung setiap mahasiswa untuk meraih potensi terbaik mereka. Kami bangga atas pencapaian ini dan berharap dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi di berbagai bidang.”
Dengan pencapaian Rizki, Universitas BSI kembali mengukuhkan posisinya sebagai rumah bagi para juara masa depan. Keberanian dan dedikasi Rizki bukan hanya membawa medali perak, tetapi juga harapan dan inspirasi bagi semua mahasiswa. Ini adalah awal dari perjalanan yang lebih gemilang ke depan! (LAG)