BSINews, Tegal – Semangat kemerdekaan tahun ini hadir berbeda di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal. Tidak hanya melalui upacara atau lomba tradisional, UBSI menghadirkan inovasi melalui “Seminar Kemerdekaan Digital” dengan tema: Artificial Intelligence for Education and Business. Seminar digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025, pukul 08.00–12.00 WIB di Aula UBSI kampus Tegal. Acara ini mengundang mahasiswa, dosen, pelajar SMA/SMK/MA, guru, dan masyarakat umum untuk memahami peran AI sebagai peluang strategis dalam dunia pendidikan dan bisnis.
Seminar Nasional AI untuk Pendidikan dan Bisnis
Suleman, Kepala Program Studi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal, dipercaya sebagai moderator utama. Perannya strategis, tidak hanya memandu jalannya diskusi, tetapi juga memastikan materi narasumber tersampaikan dengan jelas kepada peserta. Suleman menekankan pentingnya generasi muda siap menghadapi perkembangan teknologi.
“AI bukan sekadar tren global, melainkan kebutuhan nyata di era digital. Di dunia pendidikan, AI membantu personalisasi pembelajaran, sementara di dunia bisnis membuka peluang baru bagi wirausaha muda. Generasi muda di Tegal harus menjadi pelaku, bukan penonton, dalam perkembangan teknologi ini,” ujar Suleman dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8).
Acara dibuka oleh Warjiyono, Kepala Kampus UBSI kampus Tegal, yang hadir sebagai Keynote Speaker. Ia menegaskan pentingnya kemerdekaan digital bagi generasi muda.
“Kemerdekaan digital adalah wujud nyata perjuangan generasi muda saat ini. AI bukan sekadar teknologi, tetapi jalan membuka peluang pendidikan lebih maju dan bisnis lebih cerdas,” jelas Warjiyono.
Seminar menghadirkan tiga narasumber yang membawa perspektif unik. Dzulchan Abror, Fasilitator Kemendikdasmen Mapel Koding & AI, memaparkan penerapan AI dalam kurikulum dan proses belajar-mengajar. Kheri Agus Suseno, Trainer digital marketing berbasis AI, membahas strategi pemasaran cerdas yang dapat dimanfaatkan oleh wirausaha muda. Sementara Amin Nur Rais, Partner DICO sekaligus praktisi AI, berbagi pengalaman nyata dalam penerapan AI untuk analisis data digital di dunia industri.
Seminar ini semakin spesial dengan peluncuran program CerMAI (Cerdas & Mahir AI), gerakan pelatihan AI nasional untuk 5.000 guru dan 10.000 siswa SMA/SMK/MA sederajat di seluruh Indonesia. Program ini menunjukkan komitmen UBSI dalam menghadirkan aksi nyata, bukan sekadar konsep, untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi revolusi digital.
Baca juga: Strategi Praktis Pemanfaatan AI dalam Bisnis di Independence Day AI Conference 2025
Ratusan peserta mengikuti paparan narasumber dengan antusias. Banyak pelajar menyadari bahwa AI tidak sesulit yang dibayangkan dan dapat diterapkan di sekolah maupun bisnis.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga membuka ruang belajar bagi masyarakat luas. Semangat kemerdekaan diwujudkan dalam bentuk kemerdekaan digital kebebasan berinovasi, berkarya, dan mencetak masa depan lebih baik melalui teknologi.
Dengan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan masyarakat, UBSI optimis generasi muda Tegal dan sekitarnya mampu menjadi pelopor kemerdekaan digital di Indonesia.(Tiara Sari)