Kenalkan Firmware Engineering ke Mahasiswa, UBSI Hadirkan Praktisi Teknologi Asal Singapura

0 21

BSINews, Jakarta – Program Studi (Prodi) Software Engineering (RPL) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Kuliah Umum Internasional pada Rabu (16/9) lalu. Bertempat di Auditorium Tambora UBSI kampus Kramat 98, Jakarta Pusat, acara ini menghadirkan praktisi teknologi asal Singapura, Luiz Rizki Ramelan, Technology Manager di Xnergy Autonomous Power untuk mengupas tuntas peran perangkat lunak di balik perangkat modern sebagai pembicaranya.

Mengusung tema “Firmware Engineering: Behind the Devices We Use”, ia menjelaskan bagaimana firmware bekerja sebagai penghubung langsung antara perangkat keras dan lunak. Mahasiswa diajak memahami secara teknis proses firmware membaca data sensor, melakukan perhitungan, hingga menghasilkan perintah kontrol.

Baca juga: UBSI Rangkul Guru BK se-Bekasi Lewat Seminar “Smart Teacher, Creative Class” di Era AI

Luiz memaparkan bahwa penerapan firmware saat ini sangat luas, mencakup sektor energi, elektronik, otomotif, hingga robotika. Pada kendaraan listrik, misalnya, teknologi ini mengendalikan komponen krusial seperti sensor pedal, manajemen baterai, dan motor penggerak. Peluang kariernya pun terbuka lebar di berbagai perusahaan teknologi raksasa global, seperti Apple, Tesla, hingga SpaceX.

Untuk berkarier sebagai firmware engineer, Luiz menyebutkan perlunya sejumlah kompetensi teknis dan non-teknis. Kemampuan tersebut meliputi pemrograman, pemahaman perangkat keras, algoritma, hingga desain sistem dan kerja sama tim. Ia juga membagikan pengalaman pribadinya yang merintis karier dari ketertarikan pada fisika dan keaktifannya di tim robotika saat masa kuliah.

Dalam pemaparannya, Luiz memotivasi mahasiswa untuk memulai eksplorasi karier dari hal sederhana.

“Anda tidak perlu merencanakan seluruh karier Anda hari ini. Berikan rasa ingin tahu Anda tempat untuk tumbuh,” ujar Luiz memberikan pesan kepada para peserta.

Baca juga: UBSI Siapkan 6.224 Mahasiswa Bangun Mindset Wirausaha Lewat Seminar Entrepreneurship

Ia menekankan bahwa rasa ingin tahu dapat dikembangkan melalui proyek nyata, kompetisi, magang, hingga kegiatan kemahasiswaan.

Melalui kuliah umum ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap para mahasiswa tidak hanya terpaku pada teori akademik di ruang kelas, namun juga mampu untuk terus mengeksplorasi ilmu dan menghubungkannya dengan solusi nyata yang dibutuhkan oleh industri teknologi saat ini.

Leave A Reply

Your email address will not be published.