Kenapa Mahasiswa Harus Tahu Tentang LPPM? Ini Alasannya!

0 42

BSINews, Tegal – Saat berbicara tentang kegiatan kampus, kebanyakan mahasiswa mungkin lebih familiar dengan organisasi kemahasiswaan, UKM, atau magang industri. Namun, ada satu lembaga penting di perguruan tinggi yang sering luput dari perhatian mahasiswa, yaitu LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).

Keberadaan LPPM bukan hanya untuk dosen, melainkan juga membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui program pengabdian masyarakat, mahasiswa dapat terjun langsung ke lapangan, mulai dari pelatihan digital bagi UMKM, edukasi literasi teknologi, pelestarian lingkungan, hingga pendampingan warga desa. Kegiatan ini bukan sekadar pengalaman sosial, tetapi juga dapat menjadi portofolio profesional yang berharga.

Mahasiswa Harus Tahu Tentang LPPM

Selain itu, LPPM juga menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian. Tidak hanya mendampingi riset dosen, mahasiswa juga berkesempatan mengembangkan riset mandiri yang bisa diajukan untuk hibah kampus. Hal ini tentu menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 atau berkarier di bidang akademik dan penelitian.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan LPPM umumnya diakui secara resmi dan mendapatkan sertifikat. Sertifikat tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) yang sangat berguna ketika melamar kerja maupun beasiswa.

Baca juga:UBSI Kampus Tegal Gelar Sertifikasi Network Administrator dan Mikrotik MTCNA untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

Tak hanya itu, kegiatan yang difasilitasi LPPM juga mengajarkan mahasiswa manajemen proyek dan kerja tim lintas jurusan, serta melatih keterampilan menyusun proposal, membuat laporan, hingga mempresentasikan hasil kegiatan secara profesional.

Lebih jauh lagi, keterlibatan mahasiswa di LPPM membentuk kepekaan sosial dan jiwa kepemimpinan. Mahasiswa berkesempatan bertemu langsung dengan berbagai lapisan masyarakat, memahami permasalahan sosial, serta belajar merumuskan solusi berbasis teknologi dengan mengedepankan empati.

“Kami mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam kegiatan LPPM, karena di situlah mereka bisa belajar langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari di kelas diterapkan di dunia nyata,” ujar Mawadatul Maulidah, staff LPPM (12/6).

Baca juga:Menjaga Kampus dari Balik Lensa: Pembaruan CCTV UBSI Kampus Tegal Tingkatkan Sistem Keamanan Digital

Dengan berbagai peluang tersebut, mahasiswa seharusnya tidak lagi memandang LPPM hanya sebagai ranah dosen. Melalui program-program LPPM Universitas Bina Sarana Informatika yang menyandang sebagai Kampus Digital Kreatif memudahkan akses mahasiswa memiliki ruang luas untuk berkontribusi, belajar, dan bahkan mencetak prestasi. Kampus sebagai ruang pendidikan juga menjadi tempat membangun perubahan nyata bagi masyarakat.(Teguh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.