UBSI Kampus Tegal Gelar Sertifikasi Network Administrator dan Mikrotik MTCNA untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

0 18

BSINews, Tegal – Dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat, perguruan tinggi dituntut tidak hanya memberikan pembelajaran teori, tetapi juga memastikan lulusannya memiliki keterampilan praktis yang teruji. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal melaksanakan Uji Sertifikasi Kompetensi untuk dua skema keahlian sekaligus, yaitu Network Administrator dan Mikrotik Certified Network Associate (MTCNA). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (31/7) dan & Kamis (7/8) di Ruang Laboratorium Komputer yang menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) UBSI kampus Tegal.

Sertifikasi Network Administrator dan Mikrotik MTCNA

Program sertifikasi ini dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis mahasiswa serta meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Sertifikasi Network Administrator menghadirkan asesor Angga Ardiansyah dan diikuti lima mahasiswa, yakni Zakaria Yufa Probondaru, Nur Azizah, Nabilatul Hapidoh, Solikhul Hadi, dan Sukma Aji Saputra. Materi ujian mencakup pengelolaan jaringan komputer, mulai dari instalasi, konfigurasi, pengamanan, hingga troubleshooting.

Sementara itu, sertifikasi Mikrotik MTCNA menghadirkan asesor Firmansyah dan diikuti dua mahasiswa, yaitu Solikhul Hadi dan Sukma Aji Saputra. Sertifikasi ini berstandar internasional dan menguji kemampuan dalam pengaturan perangkat Mikrotik, manajemen jaringan, hingga pemecahan masalah teknis.

Sebelum ujian, seluruh peserta telah mengikuti pembekalan pada Senin (28/7). Sesi ini memberikan materi teknis, simulasi ujian, serta strategi menghadapi sertifikasi agar peserta lebih siap secara mental maupun teknis.

Terkait pelaksanaan sertifikasi Network Administrator, Angga Ardiansyah menjelaskan bahwa tujuan ujian ini tidak hanya mengukur kemampuan teknis, tetapi juga membentuk profesionalisme di bidang jaringan komputer.

“Sertifikasi ini bukan sekadar ujian teknis, melainkan juga pembentukan pola pikir profesional di bidang jaringan komputer. Saya berharap peserta dapat menjadikannya modal penting saat memasuki dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/8).

Untuk sertifikasi Mikrotik MTCNA, Firmansyah menekankan pentingnya nilai tambah dari sertifikasi berstandar internasional ini bagi mahasiswa.

“Sertifikasi MTCNA diakui secara internasional. Lulus dari ujian ini akan memberi mahasiswa bukti kompetensi yang diakui industri, bahkan hingga luar negeri,” jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Programmer

Kaprodi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal, Suleman, menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing. Ia juga menekankan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, selalu berupaya menghasilkan lulusan unggul, terampil, dan memiliki pengakuan kompetensi yang terverifikasi.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang terverifikasi. Semoga seluruh peserta meraih kesuksesan dan sertifikat ini menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja,” ungkapnya.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.