Kerja Jalan, Kuliah Pun Jalan! Solusi Naik Level Tanpa Harus Resign
BSINews, Bekasi – Pernah nggak sih, lagi rebahan habis kerja seharian, terus kepikiran “Apa iya aku mau begini-begini aja sampai pensiun?” Pertanyaan eksistensial yang sering mampir tiap tanggal tua ini sebenarnya sederhana, kita butuh naik level. Dan di zaman serba digital sekarang, gelar sarjana di bidang teknologi informasi bukan lagi sekadar hiasan di CV, tapi jadi kunci buat buka pintu karir yang lebih lebar.
Masalahnya, gimana kalau sudah kerja penuh waktu? Gaji lumayan, tanggung jawab bejibun, tapi masih ada ambisi kuliah. Mau resign buat fokus kuliah, takut dompet menjerit. Mau tetap kerja, kuliah jadi mimpi yang ditunda-tunda. Nah, di titik absurd inilah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) masuk dengan jurus andalannya, Program Studi Sistem Informasi Kelas Karyawan.
Baca juga: Sarjana Malam Minggu, Cerita Mahasiswa Kelas Karyawan yang Kuliah Sambil Lembur
Konsepnya sederhana kerja tetap jalan, kuliah pun bisa jalan. Sistem belajarnya hybrid, gabungan online dan offline. Jadi nggak ada alasan “nggak bisa hadir, Pak, soalnya masih di jalan pulang kerja.” Kalau lagi lembur, bisa ambil kelas daring. Kalau Sabtu Minggu kosong, bisa tatap muka. Bahkan jam kuliah sengaja dibuat malam hari atau akhir pekan, biar nggak bentrok sama jam kantor.
Kurikulumnya pun nggak main-main. Dari analisis sistem, manajemen basis data, pemrograman aplikasi, sampai keamanan informasi, semua dirancang biar nyambung sama kebutuhan industri. Jadi bukan sekadar teori yang cuma nyangkut di kepala, tapi juga keterampilan yang bisa langsung dipakai di kantor besoknya.
Enaknya lagi, mahasiswa kelas karyawan nggak diperlakukan “kelas dua.” Aksesnya sama kayak mahasiswa regular, bisa ke lab komputer modern, pakai fasilitas digital kampus, ikut bimbingan akademik, sampai konseling karir. Bedanya cuma satu, mahasiswa karyawan biasanya bawa mata panda ke kelas karena habis lembur.
Dan tenang, soal biaya kuliah, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif masih waras. Terjangkau, bisa dicicil, dan ada jalur beasiswa juga. Jadi nggak perlu sampai jual aset keluarga hanya demi satu semester kuliah.
Muhamad Tabrani, Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, menegaskan, “Kami memahami banyak profesional muda ingin kuliah tapi terbentur waktu. Kelas karyawan ini memang kami desain supaya mereka bisa meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaannya. Kuliah bukan lagi soal pilih salah satu, tapi bagaimana kerja dan belajar bisa jalan beriringan.”
Ada satu hal menarik, banyak mahasiswa kelas karyawan justru merasa lebih produktif. Bayangin, pagi sampai sore kerja di kantor, malam belajar materi kuliah yang relevan sama kerjaannya.
Efeknya, apa yang dipelajari bisa langsung dipraktikkan, dan apa yang dikerjakan di kantor bisa jadi bahan skripsi. Lingkaran setan? Iya. Tapi lingkaran setan yang produktif. UBSI seolah mau bilang, “Nggak ada lagi alasan buat nunda kuliah. Kerja bisa, kuliah pun jalan.”
Baca juga: Gaji Ngalir, IPK Mulus! Gimana Caranya? UBSI Kampus Sukabumi Tawarkan Kelas Karyawan
Pada akhirnya, kuliah sambil kerja memang nggak gampang. Capek iya, overthinking iya, ngerasa waktu 24 jam kurang juga iya. Tapi justru di situlah letak kepuasannya. Ada kebanggaan tersendiri saat tahu kita bisa berdiri di dua dunia sekaligus, dunia kerja dan dunia akademik tanpa harus mengorbankan salah satunya. Karena, jujur aja, hidup orang dewasa itu udah cukup ribet. Kalau ada jalan yang lebih realistis dan fleksibel, kenapa harus cari yang bikin tambah sengsara?
Jadi, buat kamu yang masih galau, ini saatnya ambil keputusan. Buka laptop, klik https://pmbubsi.id/pmb/, daftar Program Studi Sistem Informasi Kelas Karyawan, dan siap-siap naik level. Karena kerja boleh tetap jalan, tapi masa depan jangan sampai berhenti.(ACH)