Kolaborasi Akademisi Diperkuat Lewat Monev Penelitian dan Pengabdian 2025
BSINews, Sukabumi – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) yang didanai Yayasan BSI. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas penelitian serta Pengmas di UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif.
LPPM Perkuat Akuntabilitas Riset dan Pengabdian Melalui Monev Terintegrasi
Monev yang dilaksanakan pada Senin (17/11) ini melibatkan dosen peneliti dan pelaksana Pengmas dari seluruh kampus UBSI. Forum evaluatif ini menjadi wadah untuk memastikan capaian, dampak, dan akuntabilitas penggunaan dana penelitian. Partisipasi aktif terlihat dari kehadiran dosen Program Studi Sistem Informasi Akuntansi dari Kampus Kota Sukabumi, yang mempresentasikan perkembangan proyek mereka bersama dengan perwakilan dari berbagai kampus lainnya.
Kegiatan intensif ini menjadi platform strategis bagi para akademisi UBSI untuk memaparkan perkembangan dan temuan sementara dari proyek mereka. Melalui proses monev, LPPM UBSI tidak hanya memantau progres, tetapi juga memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan dan percepatan pelaksanaan program di tahun 2025.
Dr. Diah Puspitasari, menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam setiap kegiatan.
“Momen monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kesempatan emas untuk berbagi pengetahuan, mengidentifikasi tantangan, dan menemukan solusi bersama. Kualitas luaran dari setiap grant penelitian dan pengabdian masyarakat harus memberikan dampak nyata, baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun bagi komunitas penerima manfaat,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Rabu (26/11).
Acara yang dimoderatori oleh Sarifah Agustiani, ini berlangsung dinamis dengan sesi presentasi dan tanya jawab yang interaktif. Perwakilan dari Prodi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Sukabumi turut memaparkan capaian penelitian mereka, menunjukkan kontribusi nyata kampus daerah dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Salah satu peserta dari kampus Jakarta mengungkapkan,
“Kehadiran tim dari Sukabumi dalam forum monev ini memperkaya perspektif kami tentang penerapan teknologi informasi akuntansi di berbagai wilayah. *Feedback* yang diberikan selama sesi sangat membangun untuk penyempurnaan penelitian kami.”
Baca juga : Kontribusi Kampus Daerah Menonjol dalam Monev Penelitian dan Pengabdian 2025
Komitmen Yayasan BSI dalam mendanai kegiatan penelitian dan pengabdian ini mencerminkan dukungan nyata terhadap pengembangan akademik dan kontribusi sosial UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. Program pendanaan ini dirancang untuk mendorong terciptanya inovasi dan solusi praktis yang selaras dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan monev ini, LPPM UBSI mengukuhkan komitmennya dalam menjaga mutu dan relevansi setiap kegiatan yang dilakukan oleh civitas akademik dari seluruh kampus, termasuk kontribusi penting dari UBSI kampus Sukabumi. Langkah ini diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitas dan kualitas penelitian serta pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat posisi UBSI sebagai universitas yang berperan aktif dalam memajukan pendidikan dan pembangunan sosial di Indonesia. (Aurora)