Komunikasi Keluarga Jadi Sorotan, Dosen UBSI Beri Edukasi Peran Ibu dan Pengelolaan Konflik
BSINews, Jakarta — Di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks, komunikasi dalam keluarga kembali menjadi perhatian penting sebagai fondasi hubungan yang harmonis.
Hal ini mendorong berbagai pihak untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya membangun komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga.
Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Ciledug, Asriyani Sagiyanto, memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada forum Fatayat NU dan komunitas Wanita Hebat Kecamatan Tangerang pada Sabtu (11/4), bertempat di Kecamatan Ciledug, Tangerang.
Edukasi Komunikasi Keluarga untuk Ciptakan Harmoni
Dalam kegiatan tersebut, Asriyani menyampaikan bahwa komunikasi keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pola interaksi individu sejak dini.
Menurutnya, melalui komunikasi yang terjalin setiap hari, anggota keluarga dapat belajar memahami emosi, menyampaikan pendapat, serta membangun kedekatan satu sama lain.
Ia juga menekankan bahwa dalam perspektif ilmu komunikasi, kualitas hubungan keluarga sangat dipengaruhi oleh keterbukaan, empati, sikap saling mendukung, serta kesetaraan antaranggota keluarga.
“Suasana komunikasi yang hangat dan terbuka akan menciptakan ruang aman bagi setiap anggota keluarga untuk mengekspresikan diri tanpa rasa takut,” jelasnya dalam rilis yang diterima di Jakarta pada Rabu (15/4).
Baca juga:Dokumen Wajib untuk Ikut Ujian Mandiri UNJ 2026, Jangan Sampai Terlewat
Selain itu, peran perempuan, khususnya ibu, dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas komunikasi keluarga.
Ia menjelaskan bahwa ibu tidak hanya berperan sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai pengelola emosi dan mediator dalam konflik keluarga.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa konflik dalam keluarga merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Namun, dengan pengelolaan yang tepat melalui komunikasi yang efektif, konflik justru dapat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dan meningkatkan pemahaman antaranggota keluarga.
Baca juga: Kuliah Prodi Desain Komunikasi Visual Gratis, Peluang Beasiswa hingga 100% di UBSI Kampus Bekasi
Dalam kesempatan yang sama, Camat Ciledug, Ayi Nuryadin, turut memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa edukasi mengenai komunikasi keluarga sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membangun lingkungan keluarga yang harmonis.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui kegiatan edukatif yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar.