Level Up di Era AI: Mahasiswa Baru UBSI Dibekali Personal Branding Sejak Dini
BSINews, Jakarta-Ada yang berbeda di UBSI Kampus Cengkareng akhir pekan lalu. Aula kampus yang biasanya tenang, berubah menjadi ruang penuh semangat dan rasa ingin tahu. Ratusan mahasiswa baru berkumpul mengikuti Workshop Digital Kreatif 2025 bertema “Level UP: Membangun Personal Branding di Era Digital”. Sebuah kegiatan yang tak hanya memperkenalkan kampus, tapi juga masa depan.
Baca Juga: AI & Personal Branding: Langkah Awal Mahasiswa UBSI Cengkareng Menyambut Masa Depan
Di tengah arus digital yang bergerak cepat, personal branding bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. UBSI menjawab tantangan ini dengan cara yang visioner: membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan tentang Artificial Intelligence (AI) dan bagaimana teknologi ini bisa menjadi alat strategis dalam membentuk citra diri profesional sejak awal perkuliahan.
Tak tanggung-tanggung, dua pakar AI sekaligus dosen UBSI, Mugi Raharjo dan Jenie Sundari hadir sebagai narasumber. Mereka mengajak peserta menyelami dunia AI melalui praktik langsung mulai dari mengenali tools AI untuk analisis tren, membuat konten otomatis, hingga menyusun strategi personal branding yang unik dan relevan.
Menurut Hardiyan, Kepala Kampus UBSI Cengkareng, kegiatan ini bukan hanya langkah awal perkuliahan, tapi juga bentuk nyata komitmen UBSI dalam menciptakan lulusan yang adaptif dan unggul di era digital. “Kami ingin mahasiswa menyadari potensi mereka sedini mungkin, dan tahu bagaimana teknologi bisa menjadi mitra dalam meraih cita-cita,” ujarnya.
Lebih dari sekadar aspek teknis, workshop ini juga menekankan pentingnya etika digital. Di era yang serba terbuka, reputasi online bukan main-main. Para peserta diajak untuk berpikir kritis dan bijak dalam membangun citra diri—bukan sekadar tampil menarik, tapi juga bisa dipercaya dan berdampak positif.
Suasana makin menarik ketika para mahasiswa dari berbagai jurusan mulai berdiskusi, bertukar ide, bahkan merancang proyek kolaboratif berbasis teknologi. Dari sinilah benih kreativitas mulai tumbuh—bukan hanya sebagai tugas kuliah, tetapi sebagai langkah konkret menuju masa depan yang mereka ciptakan sendiri.
Sabtu, 12 Juli 2025, mungkin akan dikenang oleh para peserta bukan hanya sebagai hari pertama mengenal kampus, melainkan hari mereka dikenalkan pada peluang besar di era digital. UBSI tidak hanya mengajari apa yang harus dipelajari, tetapi juga mengapa dan bagaimana cara menjadi relevan.
Baca Juga: Masa Depanmu di Tangan AI? Kupas Tuntas Potensi dan Ancaman Kecerdasan Buatan!
Dan di dunia yang semakin digital ini, menjadi relevan berarti berani mengenal diri sendiri lalu menyuarakannya lewat strategi yang cerdas dan etis. Itulah bekal yang diberikan UBSI sejak hari pertama mereka melangkah.(RDX)