Lulusan Terbaik UBSI dari Banyumas yang Jatuh Cinta pada Coding dan Komunitas Desa

0 114

Semarang, BSINews – Di balik layar perayaan toga yang beterbangan, ada nama Tineke Arum Pratiwi yang menjadi pusat perhatian. Lulusan terbaik dengan predikat cum laude dari jurusan Teknologi Komputer Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Purwokerto ini adalah bukti nyata bahwa teknologi dan kontribusi untuk desa bisa berjalan beriringan.

Meski dunia teknologi sering dianggap “dingin”, Tineke membawa kehangatan komunitas desa ke dalam aktivitasnya sehari-hari. “Akhir-akhir ini saya banyak terlibat di kegiatan desa sambil mencari pekerjaan. Jadi, ilmu kuliah tetap saya aplikasikan sambil memberi manfaat langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Nanda, Sang Ratu Excel dan Bahasa Korea dari Sragen: Cum Laude yang Siap Mengubah Angka Jadi Peluang

Awal kuliah, Tineke mengaku gugup dan sedikit takut. “Tapi suasana Universitas BSI Kampus Purwokerto yang baik bikin saya cepat beradaptasi. Lingkungannya mendukung banget buat belajar,” katanya.

Pilihan jurusannya pun nggak sembarangan. Tineke memilih Teknologi Komputer karena merasa punya minat mendalam di bidang ini, ditambah prospek karirnya yang luas di era digital.

Mata kuliah favorit mungkin nggak ada, tapi yang berkesan? Pasti mobile programming. “Saat menyelesaikan tugas atau proyek, ada kepuasan tersendiri. Rasanya seperti memenangkan tantangan,” ungkapnya dengan antusias.

Ketika dinyatakan sebagai lulusan terbaik dengan predikat cum laude, Tineke merasa bersyukur sekaligus bangga. “Ini bukan cuma hasil kerja keras saya, tapi juga dukungan orang tua, keluarga, dosen, dan teman-teman seperjuangan. Terima kasih untuk semuanya!” katanya dengan tulus.

Bagi Tineke, tips sukses belajar itu sederhana, manajemen waktu dan konsistensi. “Setidaknya luangkan 30 menit sehari untuk belajar di luar jam kuliah. Nggak perlu lama, yang penting rutin,” sarannya.

Ke depannya, Tineke berencana masuk dunia kerja sambil mempertimbangkan melanjutkan studi. “Saya masih tertarik dengan Teknologi Komputer, tapi juga ingin mengeksplor bidang lain. Mungkin yang masih berhubungan, mungkin juga yang berbeda,” ujarnya.

Ia juga punya harapan besar untuk lulusan UBSI. “Semoga semua lulusan menjadi individu yang kompeten, berdaya saing, dan mampu beradaptasi dengan dunia kerja yang dinamis,” kata Tineke.

Buat adik-adik tingkatnya, Tineke memberikan pesan sederhana tapi mengena: “Nikmati proses belajar, jangan takut mencoba hal baru, dan jangan ragu minta bantuan. Jadilah mahasiswa yang aktif dan terus semangat meraih mimpi!”

Baca juga: Syaid Andhika, Si Raja Uptime 99% yang Cum Laude dengan Tips Belajar “Login Ntar Malem”

Perjalanan Tineke Arum Pratiwi adalah bukti bahwa teknologi bisa menyatu dengan nilai-nilai lokal. Dari kampus UBSI Kampus Purwokerto hingga kontribusinya untuk desa, Tineke membawa teknologi ke arah yang lebih bermakna.

Bagi yang masih ragu dengan dunia komputer, ingatlah pesan Tineke, “Dunia teknologi itu luas. Selalu ada ruang bagi mereka yang mau belajar dan mencoba.”(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.