Mahasiswa SIA UBSI Kampus Tegal Ikuti Pembekalan Sertifikasi Zahir Accounting untuk Bangun Kompetensi Profesional
BSINews,Tegal – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja melalui penguatan kompetensi berbasis industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan oleh Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) UBSI Kampus Tegal dengan menggelar kegiatan Pembekalan Sertifikasi Zahir Accounting secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (14/1).
Mahasiswa SIA UBSI Kampus Tegal Ikuti Pembekalan Sertifikasi Zahir Accounting untuk Bangun Kompetensi Profesional
Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester tiga sebagai bagian dari persiapan menghadapi sertifikasi vendor yang menjadi salah satu syarat akademik dalam pendaftaran Tugas Akhir. Melalui pembekalan ini, mahasiswa dibekali pemahaman teknis dan administratif agar mampu mengikuti proses sertifikasi secara optimal dan terstruktur.
Pembekalan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Kampus Bogor, Sri Wasiyanti, yang menekankan pentingnya sertifikasi sebagai bekal profesional mahasiswa sejak dini. Ia menjelaskan bahwa kebijakan sertifikasi dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Mahasiswa diwajibkan memiliki dua sertifikat kompetensi dari BNSP atau satu sertifikat BNSP dan satu sertifikat dari vendor resmi. Ketentuan ini bukan untuk mempersulit, tetapi untuk memastikan lulusan benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan rilis Rabu (14/1).
Baca juga: Siapkan Kompetensi Digital Akuntansi, Prodi SIA UBSI Adakan Pembekalan Sertifikasi Zahir
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mengikuti seluruh rangkaian pembekalan dengan disiplin serta mempersiapkan diri secara serius sebelum pelaksanaan ujian sertifikasi.
Materi utama disampaikan oleh Lis Saumi Ramdhani dari Program Studi SIA UBSI Kampus Sukabumi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa sertifikasi Zahir Accounting terdiri dari dua tahapan, yakni ujian teori dan ujian studi kasus. Ujian teori dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zahir Certification, sedangkan ujian studi kasus dilakukan secara luring menggunakan software Zahir Accounting versi 6 Build 13.
Lis juga memaparkan ketentuan teknis, mulai dari jumlah soal, durasi ujian, standar kelulusan, hingga mekanisme pengulangan ujian bagi peserta yang belum memenuhi nilai minimum. Selain itu, mahasiswa dibekali informasi mengenai pembuatan akun ZahirID, prosedur pengumpulan hasil ujian, hingga proses pengunduhan sertifikat.
Kegiatan yang dipandu Angga Ardiansyah sebagai moderator ini berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar teknis ujian dan alur sertifikasi. Melalui pembekalan ini, UBSI Kampus Tegal berharap mahasiswa memiliki kesiapan akademik dan profesional yang lebih matang sebelum memasuki dunia kerja. (Niken)