Mahasiswa UBSI Edukasi Pelajar Tentang Pajak dan Kesejahteraan

0 9

BSINews, Jakarta – Kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pendidikan Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Pajak bagi Kesejahteraan” di Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat, Minggu (3/5). Kegiatan ini diikuti puluhan siswa jenjang SMP dan SMA untuk meningkatkan pemahaman mengenai hubungan antara kewajiban bernegara dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pendekatan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, peserta diajak memahami pajak tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh generasi muda.

Baca juga: Dosen UBSI Kampus Pontianak Gelar Pengabdian Masyarakat, Perkuat Pemahaman Guru SMK Al-Madani tentang Okupasi Informatika

Ketua Pelaksana Kegiatan, Naya, menjelaskan bahwa edukasi mengenai pajak perlu diberikan sejak dini untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap perannya sebagai warga negara.

“Kami ingin adik-adik melihat bahwa pajak yang dikelola dengan benar adalah bentuk kontribusi nyata kita untuk fasilitas umum, pendidikan, dan kesehatan yang dinikmati semua orang. Dengan memahami hal ini, mereka dapat melihat bahwa kewajiban membayar pajak memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Naya dalam sambutannya.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipandu oleh tim PKM yang terdiri dari sembilan mahasiswa, yakni dua laki-laki dan tujuh perempuan. Tim menyusun metode pembelajaran yang interaktif agar materi lebih relevan dengan karakteristik siswa SMP dan SMA.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan simulasi mengenai alur pemanfaatan dana pajak. Melalui simulasi tersebut, siswa diajak memahami bagaimana penerimaan pajak dapat digunakan untuk membiayai pembangunan berbagai fasilitas publik yang mereka manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan komunikatif. Para peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan mengenai fungsi pajak, tanggung jawab warga negara, serta keterkaitannya dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMPN 3 Bekasi, Tanamkan Nilai Cinta Tanah Air dan Toleransi Beragama

Salah seorang peserta, Alya Putri, siswi SMA yang mengikuti kegiatan tersebut, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai manfaat pajak bagi masyarakat.

“Sebelumnya saya menganggap pajak hanya urusan orang dewasa. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi memahami bahwa pajak memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan, kesehatan, dan pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh semua orang,” ujarnya.

Pemilihan Masjid Cut Meutia sebagai lokasi kegiatan turut memberikan suasana pembelajaran yang kondusif. Selain menjadi tempat ibadah yang bersejarah, masjid tersebut dinilai mampu mendukung penyampaian materi yang mengintegrasikan nilai agama dengan isu-isu sosial kemasyarakatan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.