Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Kemanusiaan di SMA Yapemri Depok: “Kemanusiaan Dimulai dari Diri Kita”
BSINews, Depok – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Digital Kreatif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan bertema “Kemanusiaan Dimulai dari Diri Kita” pada Rabu (14/05) di SMA Yapemri Kota Depok, Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa Sekolah Menengah Atas akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan partisipatif dan interaktif, para mahasiswa menyampaikan materi kemanusiaan dengan metode diskusi kelompok serta studi kasus yang relevan dengan konteks sosial remaja.
Alfan Muhammadtur Putra Pradana selaku ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa penyuluhan ini berfokus pada peningkatan kesadaran individu terhadap nilai-nilai seperti empati, solidaritas, toleransi, serta sikap saling menghargai. “Melalui aksi penyuluhan ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami konsep kemanusiaan secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkap Alfan.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai bentuk aksi kemanusiaan dalam kehidupan nyata, baik dalam bentuk pikiran, tindakan, kebiasaan, maupun perasaan. Penyuluhan juga menekankan bahwa perubahan sosial yang lebih luas dapat dimulai dari aksi-aksi kecil yang dilakukan secara konsisten.
Shafa Aulia Arachman, yang bertindak sebagai pemateri, menekankan pentingnya kesadaran sebagai makhluk sosial yang memiliki tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan tidak selalu harus besar, karena tindakan sederhana pun memiliki dampak positif. “Contohnya seperti membantu orang tua di rumah, menolong teman belajar, atau menyeberangkan lansia, itu semua adalah bentuk kepedulian yang membangun empati sejak dini,” ujar Shafa.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Diskusi berjalan aktif, dan para peserta tampak memahami serta merespons materi yang diberikan. Salah satu peserta, Febiora Andini Inayah, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. “Edukasi seperti ini cocok disuarakan di lingkungan sekolah karena bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ucap Febiora.
Baca juga: Mahasiswi UBSI Cibitung Kembangkan Karakter Kewirausahaan Lewat Wawancara Pedagang
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. UBSI mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat sebagai wujud tanggung jawab moral terhadap lingkungan sekitarnya.
Melalui penyuluhan ini, mahasiswa UBSI berharap SMA Yapemri dapat menjadi ruang yang mendorong siswa untuk terus mengembangkan program-program kemanusiaan lainnya. Edukasi nilai-nilai kemanusiaan sejak dini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berempati, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.(CHA)