Mahasiswa UBSI Kampus Kramat 98 Diskusikan Pancasila sebagai Dasar Negara di Perpustakaan Nasional
BSINews, Jakarta Pusat – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI Kampus Kramat 98 menggelar kegiatan diskusi bertema “Mendiskusikan Pancasila sebagai Dasar Negara” yang berlangsung di Perpustakaan Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memperdalam pemahaman nilai-nilai Pancasila serta relevansinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di era modern.
Diskusi yang dilaksanakan di Jl. Medan Merdeka Selatan No.11, Gambir, tersebut diikuti oleh mahasiswa UBSI Kampus Kramat 98 bersama narasumber. Perpustakaan Nasional Indonesia dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mampu menghadirkan suasana akademik yang kondusif serta mendukung proses diskusi secara ilmiah dan reflektif.
Mahasiswa UBSI Kampus Kramat 98 Diskusikan Pancasila sebagai Dasar Negara di Perpustakaan Nasional
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter nasionalisme mahasiswa. Dalam diskusi, setiap sila Pancasila dibahas secara komprehensif dengan mengaitkan makna dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap toleransi, semangat gotong royong, serta pentingnya menjaga persatuan bangsa.
Diskusi berlangsung secara dialogis melalui beberapa tahapan, mulai dari pembukaan dan perkenalan, penyampaian materi, hingga sesi tanya jawab. Mahasiswa dan narasumber saling bertukar gagasan, sehingga tercipta pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila, baik dalam konteks akademik maupun sosial kemasyarakatan.
Baca juga: Tingkatkan Literasi Digital, UBSI Gelar Pelatihan AI di PAUD Darul Azkia Ciledug
Ketua pelaksana kegiatan, Alwi Riski Sisokhi, menyampaikan bahwa diskusi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk mengamalkan Pancasila secara nyata.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap toleran, saling menghormati, hingga menjaga persatuan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, respons narasumber dan peserta dinilai sangat positif. Metode diskusi dan tanya jawab mampu meningkatkan pemahaman serta menumbuhkan sikap kritis dan partisipatif mahasiswa terhadap isu kebangsaan. Seluruh rangkaian kegiatan juga didokumentasikan dalam bentuk video sebagai bahan pelaporan dan edukasi nilai-nilai Pancasila.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI Kampus Kramat 98 berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan karakter kebangsaan serta menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.(Niken)