Mahasiswa UBSI Kembangkan LMS Terintegrasi, Dukung Digitalisasi Pembelajaran di Yayasan Gema Simpul Berdaya
BSINews, Karawang – Komitmen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam mendorong lahirnya inovasi digital yang bermanfaat bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui karya mahasiswanya. Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi UBSI berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan Learning Management System (LMS) yang terintegrasi dengan sistem monitoring dan evaluasi akademik berbasis web di Yayasan Gema Simpul Berdaya.
Aplikasi tersebut merupakan hasil penelitian tugas akhir Program Sarjana (S1) yang dikembangkan oleh Muhamad Aditia Fahmi dan Muhamad Naufal Almuhyidin. Sistem secara resmi diserahterimakan kepada Ketua Yayasan Gema Simpul Berdaya, Renita Yulistiana pada Minggu (28/6) melalui Berita Acara Serah Terima Nomor 115/7.01/UBSI/VII/2026. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi dinyatakan berjalan dengan baik dan siap digunakan untuk mendukung aktivitas pembelajaran di lingkungan yayasan.
Baca juga: Tak Hanya di Kelas, Mahasiswa UBSI Unjuk Ketangguhan di JAYAKARTA Tactical Shooting Competition 2026
Pengembangan aplikasi ini berawal dari kebutuhan mitra dalam mengintegrasikan proses pembelajaran dan evaluasi akademik yang sebelumnya masih dilakukan melalui berbagai media terpisah. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan proses dokumentasi, pemantauan perkembangan peserta didik, serta pengelolaan data akademik secara menyeluruh.
Melalui sistem berbasis web yang dikembangkan, seluruh aktivitas pembelajaran kini dapat dikelola dalam satu platform. Pengajar dapat mengatur kelas, mengunggah materi pembelajaran, memberikan tugas, serta memantau aktivitas peserta didik secara daring. Di sisi lain, fitur monitoring dan evaluasi akademik membantu pencatatan perkembangan belajar sehingga informasi dapat diakses dengan lebih cepat, akurat, dan terstruktur.
Ketua tim pengembang, Muhamad Aditia Fahmi, menjelaskan bahwa aplikasi dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang dihadapi mitra.
“Kami berupaya menghadirkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan yayasan sehingga pengelolaan pembelajaran dan evaluasi akademik dapat dilakukan dalam satu aplikasi. Harapannya, sistem ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan membantu aktivitas pendidikan di lingkungan yayasan,” ujar Aditia dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (28/7).
Senada dengan itu, anggota tim pengembang Muhamad Naufal Almuhyidin mengatakan bahwa proyek ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kebutuhan nyata masyarakat.
“Melalui proyek ini kami belajar bagaimana mengembangkan aplikasi yang benar-benar digunakan oleh pengguna. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi kebutuhan industri teknologi informasi,” kata Naufal dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (28/7).
Selama proses penelitian dan pengembangan sistem, kedua mahasiswa memperoleh bimbingan dari Nining Suryani dan Abdul Hamid sebagai dosen pembimbing. Seluruh tahapan penelitian juga mendapat persetujuan dari Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI, Sriyadi sehingga pelaksanaan penelitian berjalan sesuai prosedur akademik.
Ketua Yayasan Gema Simpul Berdaya, Renita Yulistiana menyambut baik implementasi aplikasi tersebut. Menurutnya, sistem berbasis web ini akan membantu yayasan dalam mengelola proses pembelajaran sekaligus memantau perkembangan akademik peserta didik secara lebih sistematis.
Ia berharap aplikasi yang telah diserahterimakan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh tenaga pendidik sehingga proses administrasi menjadi lebih tertata, terdokumentasi dengan baik, serta memudahkan akses terhadap informasi akademik ketika diperlukan.
Implementasi aplikasi ini menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung transformasi digital di lembaga pendidikan nonformal. Selain meningkatkan efektivitas administrasi, sistem juga mempercepat akses terhadap data pembelajaran sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan berdasarkan informasi yang lebih akurat.
Bagi mahasiswa, proyek ini menjadi pengalaman nyata dalam mengaplikasikan kompetensi di bidang analisis sistem, pengembangan perangkat lunak, serta implementasi teknologi informasi pada lingkungan kerja. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri yang semakin mengedepankan transformasi digital.
Baca juga: Semangat Inovasi Mahasiswa UBSI Kampus Bogor Berbuah Prestasi Membanggakan
Di UBSI, mahasiswa tidak hanya dibekali teori di ruang kelas, tetapi juga didorong menghasilkan karya inovatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia industri. Melalui pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi dengan mitra, serta pendampingan dosen yang berpengalaman, mahasiswa memiliki kesempatan membangun portofolio sejak kuliah dan mengembangkan solusi digital yang siap diimplementasikan.
Ingin menjadi bagian dari generasi digital yang mampu menciptakan inovasi dan memberikan dampak nyata? Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI masih dibuka. Segera pilih program studi yang sesuai dengan minatmu dan dapatkan informasi lengkap mengenai jalur pendaftaran, beasiswa, serta biaya kuliah melalui https://pmbubsi.id.