Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Pancasila Sejak Dini di Panti Asuhan Jakarta Barat

0 104

 

Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Pancasila Sejak Dini di Panti Asuhan Jakarta Barat

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, UBSI Kampus Slipi Edukasi Anak Yatim tentang Pentingnya Hidup dengan Nilai-Nilai Pancasila

Jakarta, (20/5) – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan menyambut Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Slipi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Griya Yatim & Dhuafa (Barata), Jakarta Barat. Kegiatan ini mengambil tema “Menjadi Anak Hebat bersama Nilai-Nilai Pancasila” dan bertujuan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada anak-anak usia 7 hingga 12 tahun.

Baca juga:Edukasi Anak Usia Dini, Dosen UBSI Margonda Hadirkan Program Pengabdian di Pasar Minggu

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, (20/50) ini dikemas dalam format penyuluhan interaktif, dipadukan dengan permainan edukatif, kuis berhadiah, dan sesi tanya jawab. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami, anak-anak diajak mengenal lima sila Pancasila tidak hanya sebagai hafalan, tetapi sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Dalam sambutannya, Muhammad Algi Ramdhani selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan pentingnya memperkenalkan Pancasila sejak dini sebagai upaya membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Anak-anak adalah fondasi masa depan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, toleransi, dan kejujuran dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah,” jelas Algi.

Antusiasme Anak-anak dan Dukungan Pihak Panti

Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak peserta. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga permainan kelompok. Intan (11 tahun), salah satu peserta, mengungkapkan rasa senangnya.

“Saya jadi tahu kalau tolong-menolong itu bagian dari Pancasila. Terima kasih kakak-kakak sudah datang dan main bersama kami,” ujarnya dengan semangat.

Pihak pengurus Panti Griya Yatim & Dhuafa (Barata) pun mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa bisa rutin dilakukan. Mereka menyatakan bahwa anak-anak di panti sangat membutuhkan perhatian dan pembinaan karakter dari berbagai pihak, termasuk dunia kampus.

Menguatkan Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi kebangsaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa UBSI terhadap masyarakat. Dengan menjalin silaturahmi bersama anak-anak panti, mahasiswa belajar membangun komunikasi efektif, menyampaikan materi dengan cara yang relevan, serta mengenal langsung kebutuhan edukatif masyarakat.

UBSI melalui kegiatan ini menunjukkan komitmennya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan humanis, edukatif, dan menyenangkan. Harapannya, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur, cinta tanah air, dan mampu hidup rukun dalam keberagaman.

penyelaras : Aura sava nabila

Leave A Reply

Your email address will not be published.