Mahasiswa UBSI Tasikmalaya Ciptakan SIM PAC, Bantu Digitalisasi Layanan Pengadilan Agama
BSINews, Tasikmalaya — Kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah kembali menghasilkan inovasi digital yang dapat dimanfaatkan secara langsung.
Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya sebagai Kampus Digital Kreatif menyerahkan aplikasi SIM PAC (Sistem Informasi Manajemen Proses Akta Cerai) berbasis web kepada Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya pada Kamis (6/8).
Aplikasi SIM PAC merupakan hasil karya tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya yang terdiri dari Ananda Fatimah Azahra, Meiyandari Istyanto, dan Sandi Zulfikri.
Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai implementasi Tugas Akhir dengan fokus pada digitalisasi dan efisiensi manajemen proses pelayanan akta cerai.
Penyerahan aplikasi dilakukan secara langsung oleh tim mahasiswa pengembang dan disaksikan oleh jajaran dosen UBSI Kampus Tasikmalaya, yaitu Ketua Program Studi Sistem Informasi Deddy Supriadi, M.Kom., serta Dosen Pembimbing I Ir. Ai Ilah Warnilah, S.T., M.Kom., dan Dosen Pembimbing II Ratningsih, S.E., M.M.S.I.
SIM PAC dikembangkan untuk mendukung digitalisasi layanan administrasi di lingkungan Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya.
Melalui sistem berbasis web tersebut, proses pengurusan dan pengolahan data akta cerai diharapkan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik sekaligus membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya, Deddy Supriadi, menyampaikan bahwa hibah aplikasi tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang menghubungkan kompetensi mahasiswa dengan kebutuhan nyata di lingkungan kerja.
“Bagi saya melalui Tugas Akhir berbasis proyek nyata, mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya ilmiah sebagai syarat kelulusan, tetapi juga mampu memberikan solusi teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh mitra. Kami berharap aplikasi SIM PAC dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas layanan di Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Tasikmalaya, Kamis (6/8).
Sementara itu, perwakilan Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya, Barli Meidani, S.E., mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin bersama UBSI Kampus Tasikmalaya.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah menjadi langkah positif dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya mengapresiasi kontribusi mahasiswa UBSI melalui pengembangan aplikasi SIM PAC. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat membantu mendukung proses layanan administrasi agar lebih tertata dan efisien. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah positif dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan pelayanan peradilan,” ungkapnya.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus BSD Kembangkan Aplikasi SIKADE untuk Dukung Digitalisasi Pelayanan Kelurahan
Melalui pengembangan dan hibah aplikasi SIM PAC, mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menghadirkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi mitra.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya UBSI dalam mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.