Mahasiswa UBSI Transformasi RPTRA Cibubur Berseri ke Era Digital Lewat Sistem Inventaris Berbasis Website

0 132

BSINews, Jakarta – Transformasi digital kini tak hanya terjadi di sektor bisnis besar. Di tangan kreatif mahasiswa, digitalisasi juga menyentuh ruang publik seperti RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak). Kelompok mahasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang menamakan diri mereka TOOS Group, sukses menyelesaikan proyek inovatif berupa sistem inventaris berbasis website untuk RPTRA Cibubur Berseri, Jakarta Timur.

Sistem ini resmi diserahterimakan kepada pengelola RPTRA pada 7 Januari 2025, menandai langkah penting dalam upaya digitalisasi tata kelola aset komunitas lokal.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Hibahkan Website E-Kinerja THL untuk Dukung Digitalisasi di Dinas Pariwisata Kota Tangerang

Inovasi Digital dari Mahasiswa UBSI

Proyek ini berjudul “Implementasi Sistem Pencatatan Inventaris Berbasis Website pada Taman RPTRA Cibubur Berseri”, dirancang dan dikembangkan oleh tiga mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI, diantaranya Raihan Permadi Nugroho, Laila Jahrona Siregar, dan Said Muhammad Sahal Assegaff.

Ketiganya tergabung dalam TOOS Group, sebuah kelompok studi teknologi yang berfokus pada pengembangan solusi digital untuk kebutuhan komunitas.

“Kami melihat ada kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang kami dapat di bangku kuliah untuk memberikan solusi nyata di lingkungan sekitar. RPTRA adalah jantung komunitas, dan kami bangga bisa berkontribusi membuatnya berjalan lebih efisien,” ujar Raihan, salah satu mahasiswa, dalam keterangan rilis, Senin (14/7).

Ia juga menambahkan bahwa proses ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis seperti coding, tetapi juga melatih mereka dalam memahami kebutuhan pengguna dan merancang solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Menjawab Tantangan Operasional RPTRA

RPTRA Cibubur Berseri, yang terletak di Jl. H. Abdul Rahman II, Ciracas, Jakarta Timur, sebelumnya mencatat semua data inventaris secara manual. Hal ini kerap menimbulkan kendala seperti kesalahan input, duplikasi data, dan sulitnya pelacakan stok barang.

Dengan sistem baru ini, pengelolaan puluhan aset permainan dan fasilitas komunitas kini menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat.

“Dulu, mencari data satu barang saja bisa memakan waktu lama, sekarang semua ada di ujung jari. Laporan bulanan yang tadinya rumit kini bisa selesai dalam beberapa menit. Terima kasih untuk TOOS Group dan UBSI,” tutur Wahyudi, selaku pengurus RPTRA.

Fitur Unggulan Sistem Inventaris RPTRA

Di bawah bimbingan dosen UBSI, Wawan Kurniawan, M.Kom dan Chaerul Bachri, M.Kom, sistem ini dibangun dengan tiga fitur utama diantaranya, Modul Master, untuk mendaftarkan aset baru secara terstruktur dan mudah. Lalus ada Modul Barang, untuk mencatat semua pergerakan stok masuk dan keluar secara otomatis dan real-time, serta Modul Laporan, yang menyediakan rekap data aset, barang masuk/keluar, dan stok terkini secara instan.

“Dengan sistem ini, proses administrasi yang dulunya membutuhkan waktu dan tenaga ekstra kini menjadi efisien, transparan, dan bebas dari risiko kehilangan catatan,” kata Wawan.

Dampak Nyata dan Potensi Duplikasi

Proyek TOOS Group ini bukan hanya menyelesaikan tugas akhir atau skripsi semata. Ini adalah bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Sistem yang mereka buat telah menjadi contoh sukses kolaborasi antara dunia pendidikan dan komunitas lokal.

Baca juga: Hibah DIKTI 2025 Jadi Katalis Peningkatan Kinerja dan Angka Kredit Dosen UBSI Kampus Pontianak

Lebih jauh, sistem ini berpotensi menjadi model digitalisasi bagi RPTRA lain di Jakarta dan daerah lainnya, membuka jalan bagi revolusi manajemen aset ruang publik secara menyeluruh.

Penutup: Sinergi Mahasiswa dan Komunitas untuk Masa Depan Digital

Transformasi RPTRA Cibubur Berseri membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya objek pendidikan, tetapi pelaku perubahan nyata. Dengan bekal ilmu yang dipelajari di kampus, mahasiswa UBSI mampu menciptakan solusi berbasis teknologi yang membawa dampak langsung dan positif bagi masyarakat.

“Semoga semangat inovasi TOOS Group ini bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berkontribusi, dan menghadirkan perubahan digital yang bermanfaat bagi komunitas sekitar,” tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.