Mahasiswa UBSI Kampus Bekasi Sosialisasikan Pentingnya HAM ke Pelajar SMPN 7
BSINews, Bekasi – Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bekasi terus berkomitmen mendorong kesadaran sosial di kalangan pelajar. Pada Kamis (24/4), sejumlah mahasiswa UBSI sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) di SMPN 7 Kota Bekasi bertajuk “Level Up Kemanusiaan dengan Menghormati Hak Setiap Individu”. Kegiatan ini berfokus pada edukasi seputar Hak Asasi Manusia (HAM) dan nilai-nilai keadilan sosial sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung di Jl. Belanak Raya, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, dan melibatkan siswa-siswi kelas 8 dan 9. Mahasiswa UBSI yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Abiyyu, Achmad, Eliza, Cantika, Nisa, Hanifa, Jendi, Ratna, dan Refa. Mereka didampingi oleh Ibu Yani selaku guru dari SMPN 7.
Baca juga: Bangun Bisnis Alat Berat dan Elektronik, Alumni UBSI Kampus Tegal Ini Sukses Jadi Pengusaha Muda
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UBSI seperti Hanifa, Eliza, Refa, dan Cantika tampil sebagai pembicara. Mereka memaparkan materi tentang HAM mulai dari pengertian dasar, hak dan kewajiban warga negara, hingga contoh pelanggaran HAM dalam kehidupan sehari-hari. Hanifa menegaskan bahwa HAM bersifat universal dan menjadi hak mutlak setiap individu sejak lahir.
“Dengan memahami HAM, kita mendorong masyarakat yang lebih adil dan demokratis. Ini adalah pondasi dari kehidupan berbangsa yang harmonis,” ujar Hanifa saat sesi presentasi.
Abiyyu selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka langsung agar penyampaian materi bisa lebih komunikatif dan menyentuh. Ia juga membuka sesi tanya jawab sebagai bentuk interaktif. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak SMPN 7 yang telah memberikan kesempatan ini. Semoga materi yang disampaikan bisa diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan ini juga turut menanamkan nilai-nilai empati dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif dalam sesi diskusi, membuktikan bahwa pendekatan pendidikan yang komunikatif dan kontekstual mampu membangkitkan semangat belajar mereka mengenai pentingnya menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Baca juga: Cegah Perundungan, UBSI Karawang Bekali Siswa SMP Annihayah dengan Pemahaman Akhlak Islam
Yani, selaku guru pendamping dari SMPN 7 Kota Bekasi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami merasa senang bisa menerima mahasiswa UBSI yang peduli dengan pendidikan karakter. Anak-anak jadi lebih peka terhadap hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara,” ujarnya. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan agar siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.(Niken)