Mahasiswa Universitas BSI Kampus Pontianak Ikuti Seminar Kedaerahan untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

0 123

BSINews, Pontianak — Mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak turut berpartisipasi dalam Seminar Kedaerahan bertajuk “Optimalisasi Partisipasi Pemilih: Strategi Pindah Memilih Mahasiswa Perantauan dalam Meminimalisir Golput,” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMAPEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjung Pura. Acara ini berlangsung di Gedung Konferensi Universitas Tanjung Pura, Pontianak, pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa perantauan tentang pentingnya mengikuti prosedur pindah memilih demi menjaga partisipasi mereka dalam pemilu, meskipun berada jauh dari daerah asal. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi angka Golput (Golongan Putih) di kalangan mahasiswa yang sering kali tidak dapat menggunakan hak suaranya karena kesulitan akses ke TPS di daerah asal saat pemilihan.

Mahasiswa Universitas BSI Kampus Pontianak Ikuti Seminar Kedaerahan untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan mengenai prosedur pindah memilih yang harus dilakukan oleh mahasiswa perantauan, dengan langkah-langkah yang jelas, antara lain mengurus pindah memilih di KPU setempat sebelum batas waktu yang ditentukan. Mengajukan dokumen pendukung seperti surat pindah domisili atau surat keterangan studi. Memastikan terdaftar di TPS terdekat dengan tempat tinggal baru agar bisa tetap menggunakan hak suara.

Herman, mahasiswa Universitas BSI yang hadir sebagai perwakilan, mengungkapkan pandangannya terkait pentingnya seminar ini bagi mahasiswa perantauan. Menurutnya, seminar ini membantu mahasiswa perantauan memahami bagaimana cara pindah domisili dengan benar.

Baca juga : Fashion Tak Kenal Jurusan, Mahasiswa Universitas BSI Kampus Pontianak Buktikan Informatika Juga Bisa Gaya!

“Kadang-kadang kami bingung harus mulai dari mana atau apa yang perlu dilakukan. Dengan arahan dari seminar ini, kami lebih siap untuk memastikan bahwa hak suara kami tetap tersalurkan meskipun sedang jauh dari rumah. Saya rasa, hal ini penting agar suara generasi muda, khususnya mahasiswa, tetap didengar dalam pemilu mendatang,” ujar Herman.

Selain itu, Herman juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sebaiknya lebih sering dilakukan untuk memberikan edukasi yang lebih luas kepada mahasiswa di seluruh Indonesia, mengingat pentingnya partisipasi dalam pemilu sebagai wujud nyata kontribusi terhadap demokrasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih berperan aktif dalam pemilu mendatang dan membantu menekan angka Golput di kalangan mahasiswa perantauan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.