Mendunia Lewat Bahasa! Mahasiswa UBSI Belajar Bareng Dosen Filipina

0 93

BSINews, Jakarta – Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan cermin jati diri bangsa. Itulah benang merah dalam Seminar Internasional bertajuk “How Language Shapes Cultural and National Identity” yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)  bekerja sama dengan University of Northern Philippines melalui zoom meeting pada Rabu 18 Juni 2025.

Baca Juga: Desentralisasi Pendidikan dan Jalan Terjal Bahasa Inggris: Tantangan dan Harapan dari Ujung Negeri

Diselenggarakan secara daring melalui Zoom, seminar ini menjadi bagian dari penguatan materi mata kuliah Sociolinguistics untuk mahasiswa semester enam Program Studi Sastra Inggris. Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 peserta dan menghadirkan narasumber lintas negara, membuktikan komitmen Universitas BSI dalam menghadirkan pengalaman belajar berkelas global.

Dalam sambutannya, Kaprodi Sastra Inggris Universitas BSI, Dr. Agus Priadi,  menekankan pentingnya pemahaman kontekstual terhadap peran bahasa dalam pembentukan budaya dan identitas nasional.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mahasiswa memahami lebih dari sekadar teori. Kami ingin mereka menyaksikan secara langsung bagaimana bahasa menjadi kekuatan pemersatu dan penanda karakter bangsa,” ujar Agus.

Sorotan utama dalam seminar ini adalah kehadiran Dr. Winnie T. Caliboso,  akademisi terkemuka dan Assistant Professor IV dari University of Northern Philippines. Dengan latar belakang yang kuat di bidang linguistik dan pendidikan, serta telah tersertifikasi melalui Licensure Examination for Teachers, Dr. Caliboso membagikan pemikiran tajamnya tentang hubungan erat antara bahasa, budaya, dan identitas nasional.

“Bahasa bukan hanya alat. Ia adalah pembawa nilai, memori kolektif, dan kekuatan sosial yang membentuk siapa kita,” ungkap Dr. Caliboso dalam presentasinya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kesadaran linguistik dalam era globalisasi dan multikulturalisme saat ini.

Kolaborasi lintas kampus ini menjadi langkah strategis Universitas BSI untuk membuka gerbang jejaring akademik internasional. Seminar ini juga menjadi bukti nyata Universitas BSI yang kini telah meraih Akreditasi Unggul, dalam menghadirkan kegiatan akademik yang bermutu dan berstandar dunia.

Bagi para peserta, seminar ini bukan sekadar agenda rutin akademik. Lebih dari itu, menjadi momen berharga yang membuka cakrawala berpikir dan memperluas pemahaman lintas budaya. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu mahasiswa peserta, Ahmad Nur Huda.

Baca Juga: Deep Learning Bukan Lagi Sekadar Istilah! MGMP Bahasa Inggris Kota Bekasi Siap Gelar Workshop Inspiratif bersama UBSI

“Seminar ini membuka perspektif saya tentang bagaimana bahasa punya kekuatan yang sangat besar. Ini bukan hanya kuliah biasa, ini pengalaman lintas budaya yang luar biasa,” tutupnya. (RDX)

Leave A Reply

Your email address will not be published.