Menjaga Mutu dari Ruang Kelas, FIK UBSI Laksanakan Audit Mutu Internal Program Studi Keperawatan
BSINews, Jakarta — Menjaga kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui evaluasi terhadap setiap standar yang mendukungnya. Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Keperawatan selama 20–21 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Menjaga Mutu dari Ruang Kelas, FIK UBSI Laksanakan Audit Mutu Internal Program Studi Keperawatan
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini menjadi momentum bagi Program Studi Keperawatan untuk melihat kembali kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan akademik dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Proses audit melibatkan Rahma Hidayati sebagai auditee. Pelaksanaan audit pada 20 Agustus 2026 dilakukan oleh Nuzuliarini Nuris, sedangkan pada 21 Agustus 2026 audit dilanjutkan bersama Puji Astuti.
Pada hari pertama, audit diarahkan pada Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi Pembelajaran, dan Standar Proses Pembelajaran. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa memperoleh proses pendidikan yang terarah dan mampu mencapai kompetensi yang diharapkan sebagai calon tenaga profesional di bidang keperawatan.
Memasuki hari kedua, perhatian audit beralih pada Standar Penilaian Pembelajaran serta Standar Integrasi Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ke dalam Pembelajaran. Evaluasi pada aspek tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga terus berkembang melalui pemanfaatan hasil penelitian dan kegiatan PkM yang relevan.
Bagi Program Studi Keperawatan, pelaksanaan AMI menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap proses akademik yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih dapat ditingkatkan. Temuan dan hasil evaluasi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan standar serta menjadi pijakan dalam menentukan langkah perbaikan berikutnya.
Rahma Hidayati menyampaikan bahwa pelaksanaan Audit Mutu Internal menjadi momentum penting bagi Program Studi Keperawatan untuk mengevaluasi proses akademik dan memastikan setiap standar dapat diterapkan secara optimal.
“Pelaksanaan Audit Mutu Internal ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali proses pembelajaran dan penyelenggaraan akademik yang telah berjalan. Masukan serta hasil evaluasi dari auditor tentu menjadi bahan penting untuk melakukan perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Jum’at (21/8).
Baca Juga : Audit Mutu Internal Perpustakaan Dorong Peningkatan Mutu Layanan
Lebih dari sekadar pemeriksaan dokumen, AMI menjadi bagian dari proses peningkatan mutu yang mendorong setiap unit untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Hasil kegiatan ini selanjutnya dapat menjadi bahan dalam penyusunan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) agar setiap tindak lanjut dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan AMI ini, Fakultas Ilmu Kesehatan UBSI terus mendorong terciptanya tata kelola akademik yang semakin baik serta proses pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan dunia kesehatan. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki kesiapan dalam menghadapi tuntutan profesional di bidang keperawatan. (Safika)