Next Level Pengabdian! Intip Aksi Seru Mahasiswa UBSI di Desa Santanamekar
BSINews, Tasikmalaya – Program BSI Explore 2026 resmi dimulai melalui penyerahan surat delegasi kepada Pemerintah Desa Santanamekar, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (5/8).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Santanamekar tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Baca juga: Langkah Kecil, Inspirasi Besar: Cerita Hari Ketiga BSI Explore Desa Radak Baru 2026
Rombongan mahasiswa BSI Explore 2026 tiba di Kantor Desa Santanamekar sekitar pukul 10.00 WIB.
Mereka didampingi Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Yanti Apriani, dan disambut Kepala Desa Santanamekar Ade Saepudin bersama jajaran perangkat desa.
Penyerahan surat delegasi menjadi bagian awal dari pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di Desa Santanamekar.
Agenda tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan diri dan membangun komunikasi awal dengan pemerintah desa sebelum menjalankan berbagai program yang telah dipersiapkan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Santanamekar Ade Saepudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan BSI Explore 2026.
Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi ruang untuk mengenali potensi desa sekaligus memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Selamat datang di Desa Santanamekar. Semoga betah selama berada di sini dan dapat mengeksplorasi berbagai potensi yang dimiliki desa kami. Apabila ada kebutuhan atau kendala selama pelaksanaan kegiatan, jangan ragu untuk menyampaikan kepada pemerintah desa,” ujar Ade Saepudin saat menerima rombongan mahasiswa BSI Explore 2026.
Ade juga berharap mahasiswa memperoleh pengalaman selama menjalankan kegiatan di tengah masyarakat.
Menurutnya, proses pengabdian dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengetahuan baru melalui interaksi langsung dengan warga dan lingkungan desa.
“Yang terpenting, semoga melalui pengabdian ini kalian memperoleh banyak ilmu, pengalaman, dan pembelajaran yang bermanfaat,” lanjut Ade Saepudin.
Selain pemerintah desa, Dosen Pendamping Lapangan Yanti Apriani turut memberikan arahan kepada mahasiswa.
Ia mengingatkan peserta agar menjalankan program kerja dengan penuh tanggung jawab serta menjaga komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Yanti menilai BSI Explore menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Menurut saya, BSI Explore merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Saya berharap seluruh peserta dapat menjalankan program dengan penuh tanggung jawab dan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat,” ujar Yanti Apriani.
Setelah penyerahan surat delegasi, mahasiswa secara resmi memulai rangkaian kegiatan BSI Explore 2026 di Desa Santanamekar.
Selama masa pengabdian, mereka akan berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjalankan sejumlah program yang telah dirancang sebelumnya.
Program yang akan dilaksanakan mencakup kegiatan pemberdayaan masyarakat, edukasi, serta pengembangan potensi desa.
Setiap kegiatan diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menjalankan agenda yang telah disusun, tetapi juga mampu menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kolaborasi dengan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dukungan dari perangkat desa diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami kondisi lingkungan, mengenali potensi yang tersedia, serta membangun komunikasi dengan masyarakat yang menjadi sasaran program.
Bagi mahasiswa, kegiatan BSI Explore juga menjadi proses pembelajaran di luar ruang kelas.
Mereka dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta pemecahan masalah melalui interaksi langsung selama menjalankan program pengabdian.
Pelaksanaan BSI Explore 2026 di Desa Santanamekar merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: BSI Explore 2026 di Radak Baru: Dari Jalan Pagi hingga Gotong Royong Bersama Warga
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UBSI mendapatkan ruang untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata yang ditemukan di lingkungan masyarakat.
Ke depan, sinergi antara mahasiswa, Dosen Pendamping Lapangan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga selama program berlangsung.
Kolaborasi tersebut menjadi dasar agar kegiatan pengabdian dapat berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa.