Jakarta, BSINews – Perkuat kemampuan mempertahankan keberagaman di era globalisasi yang serba cepat ini, keberagaman suku, budaya, dan bahasa di Indonesia menjadi aset berharga yang perlu dilestarikan. Dengan lebih dari 1.300 suku bangsa, 700 bahasa daerah, dan kekayaan budaya yang tak terhitung jumlahnya, Indonesia merupakan salah satu negara paling beragam di dunia.
Menyadari hal ini, Mahasiswa Akuntansi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Cibitung berkomitmen untuk memperkuat pemahaman dan menghargai pentingnya menjaga keberagaman suku, budaya dan bahasa di era globalisasi melalui pelaksanaan kegiatan webinar bertema “mampukah kita menjaga keberagaman suku, budaya, dan bahasa di era globalisasi?”. Webinar dilaksanan secara daring pada Sabtu 11 Mei 2024.
Perkuat Kemampuan Mempertahankan Keberagaman
Ketua pelaksana kegiatan Shelomita menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keberagaman suku, budaya, dan bahasa di tengah arus globalisasi.
“Globalisasi telah membawa banyak perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal budaya, suku dan bahasa,” katanya dalam rilis yang diterima, Sabtu (25/5).
Ia menyampaikan meskipun globalisasi membuka pintu bagi pertukaran budaya dan pengetahuan, ia juga membawa tantangan besar terhadap pelestarian identitas budaya lokal.
“Melalui webinar ini, kelompoknya berharap dapat menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya melindungi dan mempromosikan keberagaman budaya sebagai bagian integral dari identitas bangsa,” tutur Shelomita.
Sementara itu, Menurut Sanitiya Rosdiana sebagai salah satu penyampai materi, webinar ini merupakan salah satu upaya dalam membangun masa depan yang inklusif.
“Dengan menjaga keberagaman suku, budaya, dan bahasa, Indonesia dapat membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Keberagaman ini bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan yang dapat mendorong kemajuan bangsa,” terangnya.
Mahasiswa Akuntansi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Cibitung mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa. Mari kita jadikan keberagaman sebagai pemersatu dan bukan pemecah belah. (UMF)