BSINews, Karawang – Prestasi membanggakan kembali hadir dari dunia olahraga mahasiswa. Kali ini datang dari Fiza Aqillah, mahasiswi program studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang, yang berhasil menorehkan pencapaian gemilang pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Cabang Bela Diri Judo 2025.
Ajang bergengsi tingkat nasional tersebut berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu hingga Rabu, 12–15 Oktober 2025. Dalam kompetisi ini, Fiza turun di kelas 63 kilogram putri dan harus berhadapan dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Tantangan Mahasiswa Dalam Meraih Prestasi
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk aktif berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Hal ini tercermin dari semangat juang Fiza yang mampu tampil kompetitif meski menghadapi lawan-lawan tangguh, termasuk dari kontingen Jawa Barat yang dikenal kuat dalam cabang judo.
Fiza mengakui bahwa pertandingan di PON kali ini menjadi pengalaman yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran berharga.
“Pertandingan kali ini benar-benar menantang, apalagi menghadapi atlet-atlet berpengalaman dari berbagai provinsi. Namun, saya sangat senang bisa ikut serta dan memberikan yang terbaik,” ucapnya dalam keterangan rilis, Kamis (16/10).
Baca juga: Kampus Modern dan Kekinian, UBSI Kampus Karawang Jadi Magnet Generasi Muda
Selain itu, perjalanan Fiza menuju PON bukanlah proses yang instan. Sejak menekuni judo sejak bangku sekolah menengah, ia dikenal disiplin dan konsisten menjalani latihan. Ketika melanjutkan studi di UBSI kampus Karawang, ia tetap mampu menjaga keseimbangan antara kewajiban akademik dan latihan fisik yang intens.
Hasan Basri selaku Kepala Kampus UBSI kampus Karawang menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Fiza menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu berkembang secara holistik.
“Fiza adalah contoh mahasiswa yang berhasil memadukan prestasi akademik dan nonakademik dengan sangat baik. Kami bangga atas pencapaiannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif senantiasa membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri di berbagai bidang. Ia menilai semangat pantang menyerah dan fokus pada tujuan merupakan nilai penting yang terus ditanamkan kepada mahasiswa.
Meski demikian, bagi Fiza, keikutsertaannya dalam PON Judo 2025 tidak hanya soal prestasi, tetapi juga tentang proses pembentukan karakter. Ia belajar mengelola tekanan, menjaga fokus, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Setiap pertandingan punya pelajaran. Saya belajar untuk tetap tenang, berpikir cepat, dan menghargai setiap proses,” tuturnya.
Dukungan lingkungan kampus juga menjadi faktor penting di balik keberhasilan tersebut. UBSI kampus Karawang secara aktif mendukung mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kompetisi dan kegiatan positif yang membangun mental, karakter, dan kompetensi.
Baca juga: Generasi Digital Membangun Masa Depan Bersama UBSI Kampus Karawang
Ke depan, Fiza bertekad untuk terus meningkatkan kemampuan dan menargetkan prestasi yang lebih tinggi.
“Saya ingin terus berkembang, baik di akademik maupun olahraga. Semoga bisa membanggakan orang tua, kampus, dan semua yang mendukung saya,” tutupnya.
Kisah Fiza Aqillah menjadi inspirasi nyata bahwa mahasiswa UBSI kampus Karawang tidak hanya siap bersaing di dunia akademik, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat nasional. Dengan dukungan kampus dan semangat juang mahasiswa yang kuat, UBSI kampus Karawang terus melangkah konsisten mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing di era digital.(Dina Olivia)