Prodi Perhotelan UBSI Perkuat Kurikulum demi Lahirkan Lulusan Siap Industri Hospitality

0 5

BSINews, Jakarta — Perkembangan industri hospitality yang semakin dinamis mendorong perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Perhotelan melaksanakan kegiatan pemutakhiran kurikulum pada Senin (9/1) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memastikan capaian pembelajaran selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Prodi Perhotelan UBSI Perkuat Kurikulum demi Lahirkan Lulusan Siap Industri Hospitality

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Perhotelan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan industri hospitality. Selain mengevaluasi struktur kurikulum, forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat substansi mata kuliah, mengintegrasikan kebutuhan industri, serta menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebijakan pendidikan tinggi.

Ketua Program Studi Perhotelan UBSI, Dyah Mustika Wardani, menegaskan bahwa pemutakhiran kurikulum merupakan agenda penting yang harus dilakukan secara berkala agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri.

“Perubahan industri yang berlangsung sangat cepat menuntut institusi pendidikan untuk terus beradaptasi. Kurikulum yang mutakhir akan menjadi fondasi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (9/1).

Baca Juga : UBSI Kampus Bogor Gandeng Industri Hospitality, Bekali Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Pada kesempatan tersebut, Ibnu Khatamil Ikhsan hadir sebagai narasumber utama yang membahas strategi pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri hospitality. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya penyelarasan antara capaian pembelajaran lulusan, kompetensi kerja, standar industri, serta perkembangan teknologi yang telah mengubah berbagai aspek operasional hotel dan pariwisata.

Ibnu juga menekankan bahwa kurikulum tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi harus mampu membangun keterampilan praktis, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta penguasaan teknologi digital yang kini menjadi kebutuhan utama di industri hospitality.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan seluruh dosen Program Studi Perhotelan dalam mengevaluasi struktur kurikulum, memperkuat materi pembelajaran, serta merumuskan berbagai masukan yang akan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum agar semakin adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis hospitality.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Perhotelan UBSI berharap dapat memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, berkarakter profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sektor perhotelan dan pariwisata di Indonesia.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik melalui pengembangan kurikulum yang berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di industri hospitality, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.