Prodi Teknologi Informasi (S1) UBSI Laksanakan AMI sebagai Langkah Strategis Menuju Pendidikan Berkualitas
BSINews, Jakarta – Dalam rangka memperkuat budaya mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) telah melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Teknologi Informasi (S1) pada Senin dan Selasa, 14–15 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang bertujuan memastikan kesesuaian dan efektivitas proses pendidikan di lingkungan kampus.
AMI Jadi Langkah Prodi TI UBSI Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Pelaksanaan audit memfokuskan pada lima standar utama dalam pendidikan tinggi, yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi Pembelajaran, Standar Proses Pembelajaran, Standar Penilaian Pembelajaran, serta Standar Integrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Hendra Supendar selaku auditee dari Program Studi Teknologi Informasi (S1) menyampaikan bahwa kegiatan audit ini menjadi bagian penting dari upaya sistematis program studi dalam menjaga kualitas akademik.
“Audit ini bukan sekadar proses evaluasi, tapi juga momentum refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Kami berkomitmen memastikan setiap aspek pendidikan di prodi ini berjalan sesuai standar dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Selasa (15/7).
Audit dilakukan oleh dua auditor internal bersertifikasi, yaitu Intan Leliana dan Jusuf Fadilah. Keduanya melakukan penelaahan dokumen serta sesi konfirmasi data secara sistematis guna menjamin integritas pelaksanaan proses akademik.
“Kami mengapresiasi keterbukaan dan kesiapan tim Program Studi Teknologi Informasi dalam mendukung proses audit. Semangat kolaboratif seperti ini menjadi kunci dalam membangun budaya mutu yang kuat,” ungkap Intan.
Audit berlangsung dengan suasana kolaboratif dan dialogis. Tim auditor menekankan pentingnya keselarasan antara capaian pembelajaran dan profil lulusan, keterkinian kurikulum, metode pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), serta sistem penilaian yang adil dan transparan. Integrasi kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat juga dievaluasi secara menyeluruh.
Baca juga: Audit Mutu Internal Tracer Study Perkuat Layanan Alumni dan Koneksi Dunia Kerja
Hasil dari audit ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut dan peningkatan mutu di tingkat program studi. Hal ini sejalan dengan filosofi UBSI bahwa peningkatan mutu bukan hanya sekadar pemenuhan standar, tetapi juga menuju pencapaian keunggulan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Melalui pelaksanaan AMI ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif mempertegas komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dan kompetitif.(Tiara Sari)