Prodi Teknologi Informasi UBSI Matangkan Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil 2026/2027
BSINews, Jakarta-Program Studi Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Persamaan Persepsi Mata Kuliah Prodi Teknologi Informasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada Selasa (8/9/2026) tersebut diikuti para dosen pengampu dan pengajar mata kuliah Program Studi Teknologi Informasi.
Baca juga:Bekal Menuju Sarjana, UBSI Perkuat Persiapan Mahasiswa Prodi Teknologi Informasi Hadapi Skripsi
Kegiatan dimulai pukul 18.30 hingga 21.00 WIB dan menjadi forum bagi para dosen untuk menyamakan pemahaman terkait pelaksanaan pembelajaran selama satu semester. Persamaan persepsi juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi pembelajaran semester sebelumnya sekaligus mempersiapkan proses perkuliahan agar berjalan sesuai kurikulum yang telah ditetapkan.
Wati Erawati selaku moderator mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para dosen pengampu mata kuliah untuk mempersiapkan perkuliahan semester ganjil 2026/2027.
“Persamaan persepsi ini menjadi wadah bagi para dosen pengampu mata kuliah untuk melakukan persiapan sebelum perkuliahan semester ganjil 2026/2027 dimulai,” ujar Wati.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknologi Informasi UBSI, Hendra Supendar. Ia menyampaikan bahwa persamaan persepsi merupakan kegiatan penting untuk memastikan proses pembelajaran dapat berjalan secara terarah dan memiliki pemahaman yang selaras di antara para dosen.
“Acara persamaan persepsi ini merupakan kegiatan penting bagi para dosen pengampu mata kuliah. Selain untuk persiapan menghadapi perkuliahan semester gasal 2026/2027, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran pada semester sebelumnya,” jelas Hendra.
Menurutnya, evaluasi tersebut diperlukan untuk mendapatkan masukan dari para dosen yang sebelumnya telah mengampu mata kuliah, sehingga dapat menjadi bahan perbaikan bagi Program Studi Teknologi Informasi dalam pelaksanaan pembelajaran berikutnya.
Hal ini sejalan dengan semangat UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus mendorong proses pendidikan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi mahasiswa. Melalui kegiatan persamaan persepsi, para dosen menyamakan pemahaman mengenai materi, metode, capaian pembelajaran, serta perangkat pembelajaran yang akan diterapkan selama satu semester.
Kegiatan tersebut menghadirkan Sri Muryani, Tika Adillah, Hilda Amalia dan Rahayu Ningsih selaku penanggung jawab mata kuliah. Para narasumber menyampaikan sejumlah hal penting berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran, khususnya mengenai Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Rencana Tugas Mahasiswa (RTM).
Pembahasan RPS dan RTM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan karena kedua perangkat tersebut menjadi acuan dalam pelaksanaan pembelajaran dan pemberian tugas kepada mahasiswa selama satu semester. Penyamaan persepsi diharapkan dapat membuat pelaksanaan pembelajaran antarkelas tetap berjalan selaras dengan capaian pembelajaran yang telah ditentukan.
Selain membahas perangkat pembelajaran, kegiatan juga menjadi forum untuk menyelaraskan materi perkuliahan sebelum semester baru dimulai. Para dosen pengampu juga diberikan ruang untuk menyampaikan evaluasi, masukan, serta pengalaman pembelajaran yang telah dilakukan pada semester sebelumnya.
Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Program Studi Teknologi Informasi dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Dengan demikian, pelaksanaan perkuliahan semester ganjil 2026/2027 dapat berlangsung lebih terarah dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah Prodi Teknologi Informasi kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab, diskusi, dan foto bersama. Melalui kegiatan ini, para dosen pengampu diharapkan memiliki bekal dan pemahaman yang selaras sebelum melaksanakan proses pembelajaran pada semester ganjil 2026/2027.
“Semoga dengan adanya kegiatan persamaan persepsi mata kuliah ini, perkuliahan semester gasal 2026/2027 dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kurikulum selama satu semester ke depan,” ujar Hendra.