Rapat Tim Perumus Visi Keilmuan Prodi Pariwisata UBSI Fokus Kumpulkan Data untuk Hadapi Tantangan Industri

0 9

BSINews, Jakarta– Rapat Tim Perumus Penyusunan Visi Keilmuan Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) digelar pada Jumat (12/1/2024) sebagai tahapan awal dalam proses penyusunan visi keilmuan Program Studi Pariwisata. Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan data dan melakukan analisis komprehensif sebagai dasar penyusunan visi yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level VI, visi universitas, serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Baca juga:Mahasiswa Pariwisata UBSI Digerblak Jadi Profesional Muda Lewat Beauty and Grooming Class

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen mengembangkan program studi yang mampu menjawab tantangan transformasi digital dan dinamika dunia kerja. Penyusunan visi keilmuan berbasis data menjadi salah satu langkah strategis universitas untuk menghadirkan kurikulum dan arah pengembangan akademik yang relevan dengan perkembangan industri pariwisata, baik di tingkat nasional maupun global.

Rapat dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Ani Wijayanti. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyusunan visi keilmuan harus didasarkan pada data dan analisis yang komprehensif agar mampu menjawab perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan industri, serta perubahan sektor pariwisata.

“Penyusunan visi keilmuan harus didasarkan pada data dan analisis yang komprehensif agar visi yang dihasilkan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta dinamika sektor pariwisata di tingkat nasional maupun global,” ujar Dr. Ani Wijayanti.

Ia menambahkan bahwa Tim Perumus perlu melakukan identifikasi dan pengumpulan berbagai sumber data sebagai landasan dalam merumuskan visi keilmuan yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.

Selanjutnya, Kepala Program Studi Pariwisata, Dyah Mustika Wardani, menjelaskan bahwa proses penyusunan visi keilmuan harus melibatkan berbagai sumber informasi dengan mempertimbangkan karakteristik keilmuan Program Studi Pariwisata. Menurutnya, analisis lingkungan internal dan eksternal merupakan langkah strategis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan yang dihadapi program studi.

“Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar dalam merumuskan visi keilmuan yang tidak hanya selaras dengan visi Universitas BSI, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan industri pariwisata, transformasi digital, kebutuhan dunia kerja, serta arah pengembangan keilmuan di masa mendatang,” jelas Dyah Mustika Wardani.

Rapat dihadiri oleh 17 peserta yang terdiri atas pimpinan fakultas, Ketua Program Studi, dosen sesuai bidang keilmuan, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Kehadiran berbagai unsur tersebut bertujuan menghimpun masukan yang beragam sehingga penyusunan visi keilmuan didasarkan pada kebutuhan akademik, perkembangan industri, dan harapan para pemangku kepentingan.

Dalam forum tersebut, Tim Perumus menyepakati bahwa tahap awal penyusunan visi difokuskan pada pengumpulan data melalui analisis lingkungan internal dan eksternal. Analisis internal mencakup identifikasi kompetensi dosen, kurikulum, sarana dan prasarana, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, prestasi mahasiswa, serta dukungan institusi. Sementara itu, analisis eksternal dilakukan dengan mengkaji perkembangan industri pariwisata dan perhotelan, transformasi bisnis digital, kebijakan pemerintah, kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, tren ekonomi kreatif, standar kompetensi nasional maupun internasional, serta masukan dari dunia usaha, dunia industri, alumni, dan pengguna lulusan.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Pariwisata UBSI Dibekali First Impression OJT

Hasil rapat menyepakati bahwa seluruh data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan draft visi keilmuan Program Studi Pariwisata. Tim Perumus juga menetapkan mekanisme pengumpulan data melalui studi dokumen, kajian literatur, benchmarking, serta masukan dari berbagai stakeholder agar rumusan visi memiliki landasan akademik yang kuat, relevan dengan kebutuhan industri, dan selaras dengan arah pengembangan Universitas Bina Sarana Informatika.

Melalui rapat ini, Tim Perumus menegaskan komitmennya untuk menyusun visi keilmuan secara sistematis, partisipatif, dan berbasis data. Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan visi yang menjadi pedoman pengembangan Program Studi Pariwisata yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Leave A Reply

Your email address will not be published.