Revolusi Teknologi Era Digital: HIMASA UBSI Kampus Bogor Sukses Gelar Webinar SMITEAC 5

0 76

Bogor, BSINews–Revolusi teknologi era digital, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) Kampus Kota Bogor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali mengukir kesuksesan melalui penyelenggaraan Webinar SMITEAC 5 dengan tema Prospective Proffesions, Big Data, Internet of Things (IoT), dan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini berhasil menarik perhatian peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, akademisi, hingga masyarakat umum, yang hadir secara daring pada Sabtu 14 Desember 2024, pukul 13.00 – 16.30 WIB.

Dipandu oleh Siti Dalfa Nurfadhillah sebagai MC dan Siti Masripah sebagai moderator, webinar ini menghadirkan narasumber utama, Rian Septian Anwar, seorang ahli di bidang IoT dan AI. Turut hadir Wasiyanti selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Bogor yang juga merupakan Pembina HIMASA Kampus Bogor, serta Indira Dwi Rahma, alumni program studi Sistem Informasi Akuntansi yang berbagi wawasan seputar dunia kerja dan pendidikan.

Baca juga: Akhir Tahun, UBSI Raih Akreditasi Unggul Untuk Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak

Revolusi Teknologi Era Digital

Ketua HIMASA, Angela Putri Felisha, menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan jaringan.

“Webinar ini merupakan lanjutan dari keberhasilan Webinar SMITEAC pada tahun sebelumnya yang membahas “Potensi Chat GPT dalam Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi pada Era Society 5.0,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa HIMASA UBSI Bogor kembali membuktikan komitmennya sebagai fasilitator pembelajaran dan diskusi mendalam mengenai isu-isu teknologi terkini di era digital.

Sementara itu, Sri Wasiyanti selaku kaprodi juga pembina HIMASA menyampaikan harapannya agar para peserta dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat.

“Saya berharap acara ini dapat memberikan wawasan yang mendalam bagi peserta sehingga bisa menjadi bekal di masa depan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, narasumber Rian Septian Anwar menjelaskan IoT sebagai jaringan perangkat fisik yang terhubung melalui internet untuk mengumpulkan, berbagi, dan menganalisis data. Ia menyoroti bagaimana teknologi ini telah mengubah pola hidup dan cara kerja manusia di berbagai sektor, mulai dari rumah pintar hingga industri manufaktur.

“IoT mengintegrasikan perangkat-perangkat canggih seperti sensor dan kamera dengan teknologi konektivitas seperti WiFi, 5G, dan Bluetooth. Selain itu, platform data berbasis cloud computing dan edge computing menjadi elemen penting yang memungkinkan pengelolaan data secara efisien,” paparnya.

Menurutnya, penerapan IoT yang strategis dapat meningkatkan efisiensi dan inovasi, sekaligus mengatasi tantangan yang ada dengan solusi berbasis teknologi.

“AI atau kecerdasan buatan, yaitu teknologi yang meniru kecerdasan manusia melalui sistem computer,” tegasnya.

Ia menjelaskan berbagai jenis AI, mulai dari Narrow AI yang dirancang untuk tugas-tugas spesifik seperti pencarian Google, hingga General AI dan Super AI yang mampu menjalankan fungsi yang lebih kompleks.

Baca juga: Kembangkan Teknologi AI dan Machine Learning, Prodi Informatika UBSI Kampus Pontianak Raih Akreditasi Baik Sekali

“Cara kerja AI mencakup pengumpulan data dari berbagai sumber, pemrosesan data menjadi input, pelatihan model algoritma, hingga membuat keputusan berdasarkan pola yang telah dikenali,” tandasnya.

Rian menegaskan bahwa AI tidak hanya menjadi inovasi penting dalam teknologi modern, tetapi juga membuka peluang baru dalam berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, hingga transportasi.

Kesuksesan Webinar SMITEAC 5 ini menjadi bukti nyata bahwa HIMASA UBSI Kampus Bogor terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi teknologi, baik di kalangan mahasiswa maupun umum.

Dengan tema yang relevan dan narasumber berpengalaman, HIMASA UBSI Kampus Boogor menunjukkan perannya sebagai penggerak transformasi digital di era modern. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.