Riset Dosen UBSI Hadirkan Prediksi Wisatawan Lebih Akurat Berbasis AI

0 36

BSINews, Jakarta – Melalui program hibah dosen tahun 2025, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil melahirkan inovasi riset berupa model prediksi jumlah wisatawan Indonesia berbasis pendekatan hibrida Artificial Intelligence (AI), yang diklaim mampu meningkatkan akurasi peramalan sektor pariwisata. Inovasi ini menjadi respons atas kebutuhan pemerintah dan industri wisata terhadap sistem prediksi yang lebih andal pascapandemi.

Baca juga: UBSI Kampus Tegal Siapkan Dosen Hadapi Monitoring Hibah: Inovasi untuk Masyarakat!

Penelitian yang dilakukan tim dosen UBSI, terdiri dari Henny Leidiyana, Siti Nurajizah, Arfandi Azhar, dan Fardani Azhar ini, menggabungkan lima model peramalan, mulai dari ARIMA sebagai metode statistik konvensional, Random Forest dan XGBoost sebagai model machine learning, hingga pendekatan hibrida Simple Averaging, Weighted Hybrid, dan Stacking Hybrid.

“Pendekatan hibrida ini kami rancang untuk menggabungkan kekuatan berbagai model sehingga menghasilkan prediksi yang lebih stabil dan akurat,” ujar Henny selaku ketua tim peneliti, dalam keterangan rilis, Kamis (20/11).

Ia menjelaskan, untuk memastikan hasil prediksi tetap relevan dengan dinamika data pascapandemi, tim menerapkan metode rolling window backtesting. Sementara evaluasi performa dilakukan menggunakan RMSE, MAE, dan MAPE agar kualitas model dapat diukur secara objektif.

“Riset ini menjadi bukti nyata penerapan teknologi cerdas dalam pengembangan solusi berbasis data,” jelasnya.

Selain itu, anggota kelompok lain, Siti Nurajizah menambahkan bahwa penelitian ini tidak hanya bersifat akademis, namun juga punya dampak praktis.

“Kami berharap model ini bisa membantu pemerintah dan pelaku industri dalam menyusun strategi promosi, kapasitas layanan, hingga kebijakan pariwisata berkelanjutan berbasis data-driven,” tuturnya.

Baca juga: 3 Dosen Universitas BSI Kampus Purwokerto Menangkan Hibah Penelitian Dosen Pendanaan Yayasan

Keberhasilan riset ini tidak terlepas dari dukungan penuh UBSI melalui Skema Penelitian Dana Yayasan Tahun 2025. Henny menegaskan bahwa dukungan tersebut mendorong dosen semakin aktif menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan industri.

“UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif selalu memberi ruang bagi dosen-dosennya untuk bereksperimen dan berinovasi, terutama yang berorientasi pada pemanfaatan AI dan teknologi digital,” ujar Henny.

Hadirnya penelitian ini, UBSI kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang terus mendorong inovasi di bidang teknologi informasi, sekaligus memperkuat kontribusi akademisi dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.