Riset Mahasiswa Dorong Transformasi Tata Kelola Arsip Surat di Instansi Pemerintah
BSINews, Jakarta – Inovasi dari mahasiswa kembali mewarnai dunia tata kelola pemerintahan. Samuel Ebit Nego, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, berhasil mengembangkan Sistem Informasi Tata Kelola Surat yang diimplementasikan di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Timur. Sistem ini diharapkan mampu mendorong transformasi digital dalam pengelolaan arsip surat di instansi pemerintah.
Riset Mahasiswa Dorong Transformasi Tata Kelola Arsip Surat di Instansi Pemerintah
Sistem yang dikembangkan Samuel merupakan hasil riset selama tiga bulan, bertujuan untuk memodernisasi pengarsipan surat agar lebih efisien dan terintegrasi secara digital. Sistem ini memungkinkan seluruh proses pengelolaan surat, baik surat masuk maupun surat keluar, dilakukan secara elektronik. Setiap dokumen tercatat, tersimpan, dan dapat diakses dengan mudah melalui satu platform terpadu. Sistem ini dirancang untuk mendukung transparansi, efisiensi waktu, serta keamanan data arsip di lingkungan pemerintahan.
Samuel mengungkapkan, pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh proses pengarsipan manual yang masih sering ditemui, yang dinilai memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan administrasi. Dengan sistem berbasis digital ini, proses administrasi surat menyurat di Dinas Kominfotik Jakarta Timur diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Esty Purwaningsih, dosen pembimbing Samuel, mengapresiasi inovasi tersebut.
“Karya ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan teknologi informasi untuk menjawab kebutuhan nyata di instansi pemerintahan. Harapannya, sistem ini dapat menjadi contoh implementasi transformasi digital di bidang administrasi publik,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis, (16/10) .
Baca Juga:UBSI Dorong Kolaborasi Riset Mahasiswa Lewat Seminar Peneliti Muda Bertema Audit Keamanan Informasi
Novita Indriyani, dosen pembimbing lainnya, menambahkan bahwa riset ini tidak hanya menghasilkan produk teknologi, tetapi juga membuka peluang penelitian lanjutan di bidang manajemen dokumen digital dan keamanan data arsip.
Karya ini diharapkan menjadi kontribusi nyata UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung program digitalisasi pelayanan publik, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi melalui riset terapan yang bermanfaat bagi masyarakat dan instansi pemerintah. (Safika Rahman)