Samakan Standar, Tingkatkan Kualitas! Dosen Hukum Bisnis UBSI Gelar Persamaan Persepsi
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Hukum Bisnis menggelar kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah Semester Genap 2025/2026 pada Kamis (12/3) secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah sebagai upaya menyelaraskan standar pembelajaran di lingkungan program studi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesamaan pemahaman di antara dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan, mulai dari capaian pembelajaran, isi materi, hingga metode pengajaran. Penyelarasan ini dinilai penting guna menjaga kualitas proses pembelajaran agar berjalan lebih efektif, terarah, dan konsisten.
Langkah strategis jaga mutu pembelajaran dan kesiapan lulusan hadapi dunia kerja
Ketua Program Studi Hukum Bisnis, Nurhidayati, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesamaan persepsi antar dosen sebagai fondasi utama dalam menjaga mutu pendidikan. Ia menjelaskan bahwa setiap mata kuliah harus memiliki standar yang selaras agar proses pembelajaran berjalan optimal.
“Kesamaan persepsi antar dosen sangat penting agar setiap mata kuliah memiliki standar yang jelas dan selaras, baik dari sisi materi, capaian pembelajaran, maupun metode pengajaran,” ujarnya dalam keterangan rilis Kamis (12/4).
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diisi oleh para penanggung jawab mata kuliah yang memaparkan berbagai aspek penting, seperti penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), strategi penyampaian materi, hingga sistem evaluasi pembelajaran. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para dosen turut memberikan masukan serta berbagi pengalaman dalam mengelola proses pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, koordinasi dan kolaborasi antar dosen diharapkan semakin kuat sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan dunia profesional.
Di akhir kegiatan, Nurhidayati menyampaikan harapannya agar hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara konsisten dalam proses pembelajaran.
“Kami berharap kesamaan persepsi ini dapat diterapkan dengan baik oleh seluruh dosen, sehingga kualitas pembelajaran tetap terjaga dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tutupnya. (Niken)