Seminar Akuntansi UBSI: Siap Hadapi Tantangan Digital
BSINews, Jakarta – UBSI (Universitas Bina Sarana Informatika) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan unggul dan berdaya saing tinggi di era digital. Hal ini diwujudkan melalui Seminar Profesionalisme Jurusan yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi Universitas BSI, dengan tema “Peluang & Tantangan Profesi Akuntansi di Era Digital”. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada Rabu-Kamis 20–21 November 2024, bertempat di Aula Kampus Universitas BSI Jatiwaringin, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa serta sivitas akademika lainnya.
Seminar ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya. Pada hari pertama, sesi diisi oleh Dr. Prianto Budi Saptono, seorang praktisi akuntansi yang membahas transformasi profesi akuntan dan peran teknologi dalam inovasi akuntansi. Di hari kedua, giliran Dr. Agoestina Mappadang yang membawakan materi seputar tantangan regulasi dan peluang pengembangan profesi akuntansi di tengah arus globalisasi.
Seminar Akuntansi UBSI: Siap Hadapi Tantangan Digital
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Akuntansi UBSI, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang menyeimbangkan teori dan praktik di dunia profesional. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai ilmu akuntansi secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja yang terus berubah dengan cepat,” tuturnya.
Dr. Prianto dalam sesinya menekankan pentingnya pemahaman atas perkembangan teknologi digital. “Jika kamu ingin memahami sesuatu, amati awal mulanya dan perkembangannya,” ungkapnya, menyiratkan bahwa inovasi lahir dari pemahaman mendalam terhadap perubahan.
Sementara itu, Dr. Agoestina menambahkan bahwa tantangan utama di era digital tidak hanya berasal dari kemajuan teknologi, tetapi juga dari kemampuan individu dalam menjaga profesionalisme. “Profesionalisme adalah pondasi, sementara teknologi adalah alat yang akan membantu kita melangkah lebih jauh,” ujarnya di hadapan para peserta.
Baca juga: Prodi Akutansi UBSI Berpeluang Besar Memperoleh Pekerjaan
Diskusi berlangsung interaktif, dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan seputar sertifikasi profesi, perkembangan teknologi AI dalam akuntansi, hingga kesiapan menghadapi regulasi baru. Salah seorang mahasiswa, Dinda, menyampaikan kesannya, “Saya jadi lebih paham pentingnya belajar teknologi dan mengambil sertifikasi untuk mendukung karier saya.”
Melalui kegiatan ini, Program Studi Akuntansi Universitas BSI membuktikan perannya dalam menciptakan lulusan yang adaptif, profesional, dan kompeten di tengah tantangan revolusi industri 4.0 dan transformasi digital yang kian pesat.(Niken)