BSINews, Bekasi – Nurfadhilah Tahara Ditya, mahasiswa Kampus Digital Kreatif Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bekasi Cut Mutia, berbagi pengalamannya setelah mengikuti Seminar Wajib Entrepreneur yang diselenggarakan BSI Entrepreneur Center (BEC) pada Kamis (17/10). Dalam testimoninya, Nurfadhilah menyebutkan bahwa acara tersebut memberikan banyak wawasan baru, terutama mengenai pentingnya kolaborasi dan membangun relasi di dunia bisnis.
“Sebagai bagian dari Gen-Z, kita sering terfokus pada teknologi dan kreativitas individu, tapi seminar ini benar-benar membuka mata saya bahwa bisnis itu bukan hanya soal ide brilian, tapi juga soal siapa yang kamu kenal dan bagaimana kamu bisa berkolaborasi dengan orang lain,” ujar Nurfadhilah.
Pentingnya Kolaborasi Bisnis
Ia menambahkan, seminar ini memberinya dorongan untuk lebih proaktif dalam memperluas jaringan bisnis dan mulai memikirkan langkah nyata untuk membangun usaha.
Bagi Nurfadhilah, salah satu poin menarik adalah bagaimana mentor-mentor di BEC tidak hanya memberikan teori, tetapi juga berbagi pengalaman nyata tentang tantangan yang mereka hadapi di awal membangun bisnis.
“Dari sini, saya sadar bahwa kegagalan di awal itu wajar. Justru dari kegagalan itu kita bisa belajar dan berinovasi. Intinya, jangan takut untuk mulai dan gagal, yang penting terus mencoba,” katanya.
Baca juga:Gak Perlu Tunggu Lulus! 5 Cara Cerdas Jadi Entrepreneur Sambil Kuliah
Antusiasme mahasiswa seperti Nurfadhilah menunjukkan bahwa generasi muda di UBSI Kampus Bekasi tidak hanya memiliki minat pada dunia wirausaha, tetapi juga siap berkolaborasi dan membangun masa depan bisnis yang lebih inklusif dan dinamis. Seminar ini menjadi titik awal yang tepat bagi mereka untuk memulai perjalanan sebagai pengusaha sukses.(Teguh)