Seminar TOEFL Internasional UBSI Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Kancah Global

0 51

BSINews, Kaliabang — Mengawali tahun 2026 dengan semangat pengembangan kompetensi global, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menghadirkan kegiatan bertaraf internasional melalui Seminar TOEFL bersama praktisi bahasa Inggris dunia. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Kamis-Jumat (8-9/01) bertempat di Hall C BSI Convention Center, dan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa serta pelajar dari berbagai latar belakang.

Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris, UBSI Hadirkan Praktisi Dunia dalam Seminar TOEFL

Seminar ini menghadirkan praktisi bahasa Inggris internasional dari LinggoBridge dan SpeakWise, yang memberikan pengalaman belajar berbeda bagi peserta. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan bahasa, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi wawasan global, motivasi, serta persiapan menghadapi peluang pendidikan dan karier internasional.

Salah satu mahasiswa UBSI kampus Kaliabang, Raka, turut membuka rangkaian acara dengan berbagi pengalamannya. Ia mengaku memilih UBSI karena kampus ini aktif menghadirkan kegiatan yang membuka wawasan internasional bagi mahasiswa.

“Saya merasa kuliah di UBSI itu bukan hanya soal kelas dan tugas. Banyak kegiatan yang membuat kita berani bermimpi lebih besar, termasuk peluang ke luar negeri,” ungkapnya dalam keterangan tertulis pada Senin (12/01).

Menurut Raka, seminar ini menjadi bukti keseriusan UBSI dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing secara global.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Bernard Downey Grover, BA, praktisi dari LinggoBridge. Dalam sesinya, Bernard membagikan pengalaman berinteraksi dengan berbagai budaya di dunia internasional serta menekankan pentingnya bahasa Inggris sebagai jembatan komunikasi global. Ia juga menyoroti pentingnya berpikir terbuka, menghargai perbedaan, dan membangun kepercayaan diri saat berkomunikasi lintas budaya.

Seminar berlanjut pada hari kedua bersama Ben Amos dari SpeakWise. Dengan gaya penyampaian yang santai dan interaktif, Ben mengajak peserta melihat bahasa Inggris bukan sekadar mata pelajaran, melainkan alat untuk membuka peluang. Ia membagikan kisah nyata bagaimana banyak anak muda mampu mengubah hidupnya dengan berani keluar dari zona nyaman dan memanfaatkan bahasa Inggris untuk belajar, bekerja, serta membangun jejaring internasional.

Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Yanti Rostinah, selaku Ketua Lembaga Bahasa UBSI. Ia menegaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

“Kami ingin mahasiswa UBSI tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga percaya diri berkomunikasi, berpikir terbuka, dan siap beradaptasi di dunia yang semakin tanpa batas,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan banyaknya pertanyaan seputar peluang studi, sertifikasi bahasa, hingga pengalaman bekerja di luar negeri. Suasana Hall C BSI Convention Center pun terasa hidup, hangat, dan penuh semangat generasi muda yang ingin terus berkembang.

Baca juga : UBSI Awali 2026 dengan Seminar TOEFL Berskala Internasional untuk Mahasiswa

Melalui kegiatan ini, UBSI kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya menjadi tempat meraih gelar, tetapi juga ruang membangun mimpi dan masa depan. Berbagai program internasional, seminar, kolaborasi global, serta pengembangan diri menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran di UBSI.

Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang menambahkan bahwa UBSI terus berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan global. Menurutnya, UBSI hadir sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin kuliah di lingkungan yang aktif, kreatif, dan membuka peluang internasional.

Mengawali 2026, UBSI menunjukkan konsistensinya dalam berinovasi dan menyiapkan generasi muda Indonesia agar siap bersaing di tingkat dunia. Di UBSI, kuliah bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang menyiapkan masa depan yang lebih luas. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.