Upgrade Bahasa Inggris di Awal Tahun, UBSI Hadirkan Pakar TOEFL dari LinggoBridge dan SpeakWise

0 82

BSINews, Jakarta — Mengawali tahun 2026 dengan semangat peningkatan kompetensi global, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif sukses menyelenggarakan seminar bahasa Inggris bertajuk “Tips & Tricks: How To Do The TOEFL Test”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (8–9/01), bertempat di Hall C BSI Convention Center, dan diikuti oleh mahasiswa serta pelajar dari berbagai latar belakang.

Awali 2026 dengan Skill Global, UBSI Gelar Seminar TOEFL Bersama Praktisi Internasional

Seminar ini menghadirkan dua praktisi bahasa Inggris internasional, yakni Bernard Downey Grover, BA dari LinggoBridge dan Ben Amos dari SpeakWise. Kehadiran keduanya memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan bagi peserta yang tengah mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL untuk kebutuhan akademik, beasiswa, maupun dunia kerja.

Pada hari pertama, Bernard Downey Grover membagikan berbagai strategi menghadapi TOEFL, mulai dari teknik meningkatkan fokus saat listening, membaca cepat namun akurat pada sesi reading, hingga pendekatan menjawab soal structure dengan lebih percaya diri. Ia menekankan bahwa penguasaan bahasa Inggris tidak hanya bertumpu pada hafalan, melainkan kebiasaan dan konsistensi dalam penggunaan sehari-hari. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan praktik langsung bersama peserta.

Seminar berlanjut pada hari kedua dengan pemaparan dari Ben Amos, praktisi bahasa Inggris native speaker dari SpeakWise. Melalui pendekatan komunikatif, Ben mengajak peserta untuk lebih berani berbicara bahasa Inggris tanpa takut melakukan kesalahan. Peserta diajak mengikuti latihan speaking, simulasi soal TOEFL berbasis konteks, serta membangun kebiasaan berbahasa Inggris dalam aktivitas harian.

Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Yanti Rostinah, selaku Ketua Lembaga Bahasa UBSI. Ia menyampaikan bahwa seminar ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membangun kepercayaan diri generasi muda agar siap beradaptasi di lingkungan global.

“Kami ingin peserta merasa bahwa bahasa Inggris bukan sesuatu yang menakutkan, melainkan keterampilan yang bisa dipelajari dengan cara yang menyenangkan dan aplikatif,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Senin (12/01).

Baca juga : Belajar TOEFL Lebih Praktis, UBSI Gandeng Praktisi Bahasa Inggris Dunia

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi berlangsung. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan bertanya dan terlibat langsung dalam praktik. Beberapa di antaranya mengaku bahwa materi TOEFL yang sebelumnya terasa sulit menjadi lebih mudah dipahami karena disampaikan dengan pendekatan yang ringan namun tetap substansial.

Melalui kegiatan ini, UBSI kembali menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang berkomitmen tidak hanya pada penguatan teknologi, tetapi juga pengembangan soft skill mahasiswa, termasuk kemampuan bahasa asing. Seminar TOEFL ini menjadi salah satu upaya kampus dalam mempersiapkan lulusan yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan menghadirkan praktisi dari LinggoBridge dan SpeakWise, UBSI membuktikan bahwa pembelajaran dapat dikemas secara relevan, komunikatif, dan selaras dengan kebutuhan generasi muda. Awal 2026 pun menjadi momentum positif bagi UBSI untuk terus menghadirkan program-program pengembangan diri yang berdampak nyata bagi mahasiswa. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.