BSINews, Bekasi — Di era digital yang terus berkembang pesat, generasi muda dituntut untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan peluang usaha kreatif yang berdampak bagi masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika(UBSI) kampus Bekasi kembali menggelar Seminar Wajib Entrepreneur 2026 di Aula UBSI kampus Bekasi pada Senin malam (27/4).
UBSI Kampus Bekasi Siapkan Mahasiswa Jadi Entrepreneur Kreatif di Era Digital
Kegiatan yang mengusung tema “Becoming an Excellent and Impactful Creative Young Entrepreneur” ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan mahasiswa hadir dengan semangat yang sama, yaitu membangun kreativitas, inovasi, dan kemampuan entrepreneur di era digital. Seminar ini juga menjadi bukti komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
Acara menghadirkan Fendi, Founder Superstar Community Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam sesi materinya, Fendi menjelaskan pentingnya memanfaatkan platform digital sebagai alat utama dalam membangun branding, memperluas jaringan, dan mengembangkan bisnis kreatif.
“Gunakan gadget kalian bukan hanya untuk konsumsi konten, tapi sebagai alat produksi nilai ekonomi,” ujar Fendi yang langsung disambut antusias oleh para peserta seminar dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi pada Senin (27/4).
Ia juga menegaskan bahwa generasi muda saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang melalui dunia digital, mulai dari content creation, digital marketing, hingga bisnis berbasis media sosial. Menurutnya, mahasiswa harus berani memulai dan terus mengembangkan kreativitas agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri modern.
Kepala Kampus UBSI kampus Bekasi, Suhardi, menyampaikan bahwa kampus harus menjadi ruang yang nyaman dan mendukung mahasiswa untuk berkembang. Ia menilai mahasiswa saat ini memiliki potensi besar dalam menciptakan ide-ide kreatif yang dapat menjadi peluang bisnis masa depan.
“Kampus harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk bereksplorasi. Lewat seminar ini, kami menunjukkan bahwa UBSI Bekasi bukan sekadar tempat kuliah, tapi tempat tumbuh bagi para kreator dan pengusaha muda. Semangat unggul, berdampak, dan kreatif yang kita usung hari ini harus menjadi gaya hidup mahasiswa kami,” ungkap Suhardi.
Baca juga : BEC UBSI Kampus Bekasi Dampingi Mahasiswa Bangun Bisnis Digital Kreatif
Sementara itu, Koordinator BSI Entrepreneur Center (BEC), Mahmud Syarif, menjelaskan bahwa kreativitas mahasiswa perlu didukung dengan pendampingan yang tepat agar dapat berkembang menjadi bisnis yang nyata dan berkelanjutan.
“Banyak mahasiswa punya ide yang sangat kreatif, namun bingung cara memulainya. Di sinilah peran BEC. Seminar ini adalah pemantik semangat mereka. Kami menyediakan ruang konsultasi, workshop intensif, hingga akses ke jaringan pengusaha sukses. Kami ingin budaya kreatif ini terus tumbuh dan menjadi identitas mahasiswa UBSI Bekasi,” jelas Mahmud.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang acara berlangsung. Banyak peserta aktif berdiskusi mengenai strategi membangun bisnis digital, pengembangan personal branding, hingga cara memanfaatkan media sosial sebagai peluang usaha.
Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Bekasi kembali membuktikan bahwa pendidikan kewirausahaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan sesuai dengan perkembangan industri digital saat ini. Seminar Wajib Entrepreneur 2026 menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menjadi entrepreneur sukses di masa depan. (Indari)