Seminar WIB Public Speaking 2025: Inisiatif HIMAIF UBSI Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa

0 65

BSINews, Jakarta –Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMAIF) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil menyelenggarakan Seminar WIB Public Speaking 2025 pada Kamis (4/9) di Aula UBSI kampus Kramat 98, yang berlokasi di Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Jakarta Pusat. Seminar ini bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya keterampilan berbicara di depan umum agar pesan tersampaikan dengan jelas, percaya diri, dan efektif. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman yang mendorong mahasiswa meningkatkan kemampuan komunikasi profesional.

Inisiatif HIMAIF UBSI Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa

Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Sumanto, Ketua Program Studi Informatika UBSI. Ia menyampaikan harapan dan tujuan kegiatan ini bagi mahasiswa.

“Kami bersyukur acara ini dapat berjalan lancar sesuai arahan program studi. Semoga seminar ini melahirkan bibit-bibit unggul dalam public speaking dan keterampilan lain yang bermanfaat bagi mahasiswa,” ujar Sumanto dalam keterangan tertulis, Senin (8/9).

Selanjutnya, sambutan dari Audy Aulia Azzahra, Ketua Pelaksana, yang menyampaikan apresiasi kepada panitia dan peserta seminar. Audy menekankan pentingnya kerja sama tim dan antusiasme peserta dalam kelancaran acara.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan kepada peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini. Kami mohon maaf atas penundaan yang terjadi dan berharap pengalaman ini bermanfaat bagi semua,” ucap Audy.

Materi utama seminar disampaikan oleh Jordy, seorang dosen UBSI sekaligus asesor kompetensi, trainer Mikrotik, instruktur Cisco, MC, pembicara, dan konten kreator edukasi. Jordy membagikan perjalanan pribadinya dari pemalu hingga menjadi pembicara profesional. Dalam sesi ini, ia menjelaskan strategi menemukan gaya bicara sendiri, melatih keberanian, dan menguasai tiga aspek public speaking: visual, vocal, dan verbal.

“Temukan gaya bicara khas diri sendiri, latih keberanian melalui ice breaking, dan kuasai tiga aspek public speaking—visual, vocal, dan verbal. Ketika ketiganya selaras, presentasi tidak hanya efektif tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi audiens,” jelas Jordy.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana Jordy memberikan tips menghadapi pertanyaan sulit dari audiens dan cara mengatasi grogi. Ia menjelaskan strategi menghadapi pertanyaan aneh dan bagaimana mengarahkan diskusi agar tetap relevan.

“Kunci utama mengurangi grogi adalah memperbanyak jam terbang melalui latihan public speaking. Selain itu, pahami materi dengan baik, atur napas, dan tingkatkan rasa percaya diri agar tampil lebih natural dan meyakinkan,” tambah Jordy.

Baca juga: Merdeka Belajar, Merdeka Berkarya! UBSI Kampus Kramat 98 Dorong Generasi AI di Era Digital

Setelah sesi tanya jawab, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada pemateri, Jordy Lasmana Putra. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan penutupan oleh moderator, yang menyampaikan terima kasih serta mengingatkan peserta untuk mengisi form kesan dan pesan. Dengan demikian, rangkaian Seminar WIB Public Speaking 2025 berakhir dengan hangat dan berkesan, meninggalkan motivasi bagi peserta untuk terus mengasah kemampuan berbicara di depan umum dengan percaya diri.

Seminar WIB Public Speaking 2025 di UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga inspirasi bagi mahasiswa untuk tampil percaya diri dan profesional dalam berbagai kesempatan.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.