Sertifikasi Kompetensi Analis Program Tingkatkan Daya Saing Lulusan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif

0 74

BSINews, Jakarta-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan unggul di era digital. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Skema Analis Program pada 15–17 Juli 2025, khusus bagi mahasiswa tingkat akhir dari Program Studi Teknologi Informasi, Sistem Informasi, dan Informatika.

Baca Juga: UBSI Kampus Sukabumi Gelar Workshop Sertifikasi Kompetensi Analis Program, Siapkan Peserta Hadapi Uji Sertifikasi

Kegiatan ini merupakan bagian dari integrasi kurikulum berbasis dunia kerja yang sejalan dengan semangat Kampus Merdeka. UBSI, sebagai kampus digital kreatif, memahami bahwa kebutuhan industri tidak hanya terbatas pada ijazah akademik, melainkan juga pada kompetensi riil yang bisa langsung diimplementasikan.

Dalam ekosistem teknologi saat ini, posisi analis program menjadi elemen vital. Tugas utamanya menyusun sistem yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan pengguna menjadikannya garda terdepan dalam pengembangan solusi digital. UBSI merespons tantangan ini dengan memastikan mahasiswa memiliki standar keterampilan profesional yang tervalidasi secara nasional.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya sekadar lulus, tetapi benar-benar siap terjun ke dunia kerja dengan kompetensi yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi resmi,” tegas Hardiyan, salah satu dosen pendamping kegiatan ini.

Sertifikasi ini dilaksanakan dengan pendekatan berbasis tugas praktik, mulai dari identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan sistem, hingga penyusunan dokumentasi teknis. Proses ujian diawasi langsung oleh penguji dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Mahasiswa diuji tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga mentalitas profesional mereka: bagaimana mengatur waktu, mengelola tekanan, serta mengeksekusi tanggung jawab dalam standar industri. Ini menjadi pembelajaran penting dalam menyiapkan lulusan UBSI yang tidak hanya mahir, tapi juga tangguh dan adaptif.

Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi aktif antara mahasiswa dan dosen. Minggu-minggu menjelang pelaksanaan sertifikasi dipenuhi dengan diskusi intens, bedah studi kasus, serta simulasi penilaian. Nuansa akademik yang terbangun mendorong produktivitas sekaligus memperkuat hubungan bimbingan antara dosen dan mahasiswa.

Baca Juga: Mahasiswa Prodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta Jalani Sertifikasi Kompetensi bersama LSP Jana Dharma

UBSI Kampus Cengkareng menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak lagi hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada keberdayaan lulusan dalam menaklukkan tantangan dunia industri yang terus berkembang. Melalui kegiatan ini, UBSI mengukuhkan perannya sebagai kampus digital kreatif yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. (RDX)

Leave A Reply

Your email address will not be published.